DEMAK- Warga Pucanggading, Kecamatan Mranggen meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang untuk mengembangkan trayek angkutan kota yang berada di Pucanggading. Ini diperlukan untuk mempermudah akses warga untuk bepergian ke Kota Semarang dengan angkot tersebut.

Demikian disampaikan tokoh masyarakat Pucanggading, Nastain, kemarin. Menurutnya, sejauh ini warga baru dilayani angkutan kota jurusan Pucanggading, Tegalwareng-Gajah. Akibatnya, para penumpang termasuk anak sekolah terpaksa menambah biaya lagi karena harus oper lagi dengan angkutan lain. Untuk bus Damri sendiri yang melayani Pucanggading-Ngaliyan hanya ada dua armada. Dampaknya, warga tidak bisa terlayani semua. “Kita minta ada angkutan kota yang melayani trayek antara Pucanggading Mranggen-Tugu Muda-Karangayu,” kata Nastain yang juga menjabat perangkat Desa Batursari, Kecamatan Mranggen ini.

Dia menambahkan, koordinator warga, Jumardi bersama kepala desa telah mengusulkan tuntutan tersebut ke Dishub Kota Semarang. “Kita juga tembuskan surat ke Dishub Demak,” ujarnya. Nastain mengatakan, dengan adanya pengajuan trayek itu, sempat ditolak angkutan dengan jalur lama. Meski demikian, usulan tetap diajukan. Bahkan, sudah mengajukan pengadaan trayek baru itu dua kali ke Dishub Kota Semarang. (hib/ric)