Ramaikan Pasar, Siapkan Pemecahan Rekor Muri

132

TEMANGGUNG—Kondisi Pasar Temanggung Permai yang dinilai sepi sejak diresmikan tahun lalu mendapat perhatian khusus dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Kliwon Temanggung. Konsentrasi diarahkan dengan program-program strategis untuk menarik minat masyarakat berbelanja di pasar yang menjadi pasar tradisional percontohan ini.

“Kami akui sejak setahun terakhir kondisi pasar sangat sepi, ini menjadi keprihatinan kami untuk mengambil tindakan strategis dalam rangka meramaikan Pasar Kliwon Temanggung,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPT Pasar Kliwon Temanggung, Bambang Eka.

Keprihatinan tersebut membuat pria yang sejak Oktober lalu ini dipasrahi dua sentra perekonomian terbesar, yakni Pasar Kliwon dan Pasar Legi. Langkah terobosan pun dilakukan. Pada awal menjabat, ia menggelar doa bersama dengan seluruh pedagang, dengan harapan Pasar Temanggung Permai ramai dikunjungi pembali. “Mujahadah bersama agar pasarnya ramai,” terangnya.

Selanjutnya, UPT juga menyelenggarakan Pesta Rakyat Temanggung Permai yang digelar pada akhir pekan lalu. Kegiatan ini melibatkan pihak ketiga. Even ini diinisiatori oleh UPT Pasar Kliwon Temanggung. Sedangkan teknisnya diserahkan kepada pihak ketiga. “Ada juga bazar makanan khas, kuliner asli Temanggung,” katanya.

Ia menjelaskan, pada peringatan Hari Ibu, pertengahan Desember mendatang, pihaknya telah merancang acara untuk memecahkan rekor museum rekor Indonesia (Muri) bekerjasama dengan salah satu yayasan pendidikan taman kanak-kanak di Temanggung. Kategori membasuh kaki ibu terbanyak, sejauh ini belum terpecahkan. Karena itu, momen Hari Ibu akan digunakan untuk memecahkan rekor tersebut.

“Ini baru rencana, tetapi sekolahnya sudah kami hubungi dan mereka sudah siap. Murid dan orang tuanya akan datang. Saya juga sedang berkomunikasi dengan Muri untuk memastikan. Sejauh ini belum ada kendala,” lanjut Bambang.

Ia mengatakan, rencana tersebut merupakan bagian dari langkah strategis untuk meramaikan Pasar Temanggung Permai. Pihaknya membantah jika dalam beberapa bulan terakhir Pemkab tidak mengambil tindakan upaya meramaikan pasar ini. “Memang kami akui sebelumnya sepi, tapi kami sedang berbenah untuk maju. Kami minta kerjasama semua pihak, termasuk para pedagang sendiri,” tandasnya. (zah/ton)