im dari Kedu Boyong Juara Jambore Kepramukaan

289
JUARA SATU: Kepala Sub-Bagian Program Dinas Pendidikan Jateng Indiarto Edi cahyono S.Pd. M.Pd memberikan trofi kejuaraan kepada Kepala SMP Negeri 2 Purworejo, Tamsir, di arena kemah kebangsaan, Magelang. (IST)
 JUARA SATU: Kepala Sub-Bagian Program Dinas Pendidikan Jateng Indiarto Edi cahyono S.Pd. M.Pd memberikan trofi kejuaraan kepada Kepala SMP Negeri 2 Purworejo, Tamsir, di arena kemah kebangsaan, Magelang. (IST)

JUARA SATU: Kepala Sub-Bagian Program Dinas Pendidikan Jateng Indiarto Edi cahyono S.Pd. M.Pd memberikan trofi kejuaraan kepada Kepala SMP Negeri 2 Purworejo, Tamsir, di arena kemah kebangsaan, Magelang. (IST)

MAGELANG—Tim-tim sekolah dari wilayah di eks karesidenan Kedu berhasil menjadi jawara dalam even Jambore Kepramukaan dan Ekstrakurikuler tingkat Jawa Tengah di Kota Magelang. Bahkan, dua sekolah dari Kabupaten Purworejo meraih predikat jawara kategori sekolah berkarakter kebangsaan tingkat provinsi.

Sedangkan tim lain dari wilayah Kedu yang berhasil menyabet juara adalah Wonosobo, dalam lomba pentas seni daerah. Juga Temanggung yang meraih juara dua lomba konsensus kebangsaan dan juara pertama lomba trisula kebangsaan. Sedangkan Kota Magelang menjadi juara ketiga lomba trisula kebangsaan.

Dua sekolah dari Purworejo berhasil mengungguli 35 kabupaten dan kota se-Jawa Tengah lainnya. Ini membuktikan Purworejo sebagai daerah yang mempunyai kesungguhan dalam program pembinaan sekolah berkarakter kebangsaan.
Dua sekolah yang memenangi lomba kategori sekolah berkarakter kebangsaan adalah SMP Negeri 2 Purworejo dan SMA Negeri 1 Purworejo. Sedangkan juara kedua diraih SMP Negeri 5 Purwokerto dan SMP Negeri 1 Purwantoro sebagai juara ketiga. Untuk jenjang SMA dan SMK, juara kedua diraih SMK Negeri 1 Kudus; dan juara ketiga di SMA Negeri 1 Kedungwuni Kabupaten Pekalongan.

Pembagian hadiah berupa sertifikat, trofi dan uang pembinaan diserahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Drs Nur Hadi Amiyanto, M.Ed saat menutup Jambore Nasionalisme dan Ekstrakurikuler Kepramukaan di Bumi Perkemahan Rindam Yon Armed 3 Kota Magelang.

Kepala SMP Negeri 2 Purworejo Drs. Tamsir M.Pd mengaku bangga sekolah yang dipimpinnya berhasil menjadi jawara. Menurut Tamsir, pembinaan karakter bagi seluruh civitas akademika SMP Negeri 2 Purworejo adalah hal yang wajib. “Bukan anak dan guru saja yang menjadi objeknya, tapi lingkungan dalam dan lingkungan luar sekolah benar-benar telah mewujudkan sekolah yang berkarakter kebangsaan, yaitu cinta tanah air, cinta merah putih, cinta Pancasila serta UUD 45,” bebernya.

Tamsir mengatakan, di sekolahnya ada laboratorium karakter kebangsaan. Materinya tentang berbagai simbol-simbol nasionalisme yang mampu menggugah motivasi insan pendidikan di SMP Negeri 2 Purworejo. Yakni, untuk semangat terhadap cinta tanah air, bangsa dan negara tercinta.
Lebih dari 1000 peserta

Sekretaris Dinas Pendidikan Drs Kartono M.Pd saat pembukaan melaporkan, even Jambore Kebangsaan dan Ekstrakurikuler Kepramukaan berlangsung selama 3 hari, diikuti lebih dari 1000 peserta. Yakni, berasal dari siswa SMP, SMA dan SMK se-Jateng.

Selama Jambore, para peserta mengikuti berbagai kegiatan lomba. Antara lain, vokal grup, baris berbaris, pentas seni dan budaya, dan konsensus kebangsaan. Lomba lainnya, mendongeng jasa pahlawan, pemilihan putra-putri nasionalisme serta lomba trisula kebangsaan.

Hasilnya, lomba vokal grup, juara pertama diraih Kabupaten Cilacap, juara kedua Kota Semarang dan juara ketiga kabupaten Semarang. Lomba baris berbaris, juara pertama Kabupaten Wonogiri, juara kedua Kabupaten Sukoharjo dan juara ketiga Kabupaten Kendal. Lomba pentas seni daerah, juara pertama Kabupaten Wonosobo, juara kedua Banyumas dan juara ketiga Wonogiri. Sedangkan konsensus kebangsaan, juara pertama Kabupaten Demak, juara kedua Kabupaten Temanggung dan juara ketiga Kabupaten Rembang.

Sementara lomba mendongeng jasa pahlawan, juara pertama Kabupaten Kendal, juara kedua Kota Semarang dan juara ketiga kota Tegal. Lomba pemilihan putra-putri nasionalisme, juara pertama Rembang, juara kedua Kabupaten Semarang dan juara ketiga Kabupaten Brebes.

Lomba trisula kebangsaan, juara pertama Kabupaten Temanggung, juara kedua Kabupaten Pati dan juara ketiga Kota Magelang.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Drs. Nur Hadi Amiyanto M.Ed dalam sambutannya mengatakan, Jambore dan Kepramukaan merupakan dua kegiatan, dengan satu tujuan. Yaitu, sama – sama membangun karakter para siswa dan siswi, dalam berbagai hal. Antara lain, kedisiplinan, kejujuran, kegotongroyongan, persatuan dan kesatuan, persahabatan, kepedulian, cinta tanah dan rela berkurban. “Tentu masih banyak lagi nilai-nilai lain yang didapatkan dalam kegiatan ini.”

Dikatakan, bidang pendidikan merupakan wahana yang efektif dan strategis untuk membangun n karakter. “Di sinilah strategi pembinaan nasionalisme dan karakter bangsa dibangun dalam bentuk keteladanan, pembiasaan, konsistensi dan komitmen yang tinggi.”

Terkait globalisasi saat ini, Nur Hadi berpesan kepada para generasi muda bangsa, agar mempunyai benteng yang kuat. “Yaitu karakter kebangsaan yang kuat dan teguh, agar tidak mudah terombang-ambing oleh nilai-nilai budaya luar yang tidak sesuai dengan budaya bangsa.” (*/isk)