Galakkan Tanam Pohon Di Hulu

98
PENGHIJAUAN : Bupati Dachirin Said dan Ketua PKK Fatkhiyyah menanam pohon di lapangan Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, kemarin. (Wahib pribadi/radar semarang)
 PENGHIJAUAN : Bupati Dachirin Said dan Ketua PKK Fatkhiyyah menanam pohon di lapangan Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, kemarin. (Wahib pribadi/radar semarang)

PENGHIJAUAN : Bupati Dachirin Said dan Ketua PKK Fatkhiyyah menanam pohon di lapangan Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, kemarin. (Wahib pribadi/radar semarang)

DEMAK- Dinas Pertanian (Dispertan) Demak hingga kini terus menggalakkan penanaman pohon di berbagai wilayah, termasuk di wilayah hulu sungai. Ini dilakukan agar tingginya sedimentasi atau pengendapan lumpur dapat berkurang.

Kepala Dispertan, Ir Wibowo mengungkapkan, banyak sungai di Demak yang airnya terlihat coklat. Itu terjadi akibat adanya penggundulan hutan di wilayah hulu. “Hutan gundul semua. Akibatnya, sungai dan saluran air irigasi airnya bercampur lumpur yang terbawa arus,” kata Wibowo di sela Gerakan Perempuan Tebar Tanam Pelihara Pohon (GPTTPP) yang berlangsung di lapangan Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, kemarin.

Karena itu, kata dia, upaya yang harus digerakkan adalah menanam pohon di wilayah atas supaya resapan air kembali normal. “Sekarang ini, hutan gundul masih ada. Ini perlu kepedulian seluruh elemen masyarakat untuk mengatasinya,” jelas dia.

Ketua PKK Demak, Fatkhiyyah menambahkan, penanaman pohon tersebut sebagai bentuk kepedulian PKK. Utamanya ikut membantu merehabilitasi lahan yang sebelumnya dalam kondisi kritis. Dia mengatakan, hutan rakyat yang ditanam mencapai 147.138 pohon di lahan seluas 2.569 hektare. Yang di tanam rata-rata tanaman kayu dan buah. “Untuk wilayah pesisir ditanami mangrove serta sepanjang turus jalan pantura ditanami 2 ribu pohon trembesi,” ujarnya. Penanaman tersebut juga bermanfaat untuk menyerap emisi karbon. (hib/ric)