Oknum Kelurahan Buka Jasa Nikah Siri

2200

“Saya tahu, bahwa ini melanggar hukum. Tapi kalau mengandalkan uang dari negara saja tidak cukup” Sumber Internal Kelurahan

SALATIGA–Banyaknya kasus perselingkuhan di Salatiga, membuat jasa pernikahan kawin siri meningkat. Oknum yang paling diuntungkan tentunya adalah pegawai kelurahan yang “nakal”. Berdasarkan penelusuran Radar Semarang, biaya nikah siri di Salatiga sebesar Rp 2 juta sampai Rp 3 juta. Fasilitasnya buku nikah, penghulu dan selametan ala kadarnya (tumpengan.Red).

Berdasar sumber dari internal kelurahan yang namanya enggan dikorankan memebeber, dia membuka jasa nikah siri bekerja sama dengan atasannya di kelurahan tertentu. Biayanya Rp 2 juta. Rinciannya, Rp 500 ribu untuk pengurusan kartu nikah, Rp 500 ribu untuk penghulu, Rp 500 ribu saksi dan Rp 500 ribu untuk tumpengan porsi 5 sampai 10 orang. Kalau orang kaya tarifnya bisa lebih. “Lha daripada zinah, mending kita nikahkan. Saksi juga kita sediakan. Semuanya tinggal beres. Biasanya untuk tempat kami sering menggunakan jasa di pemancingan dan rumah makan,” terangnya.

Sumber ini menambahkan, jika jasa nikah siri hasilnya tidak menentu. Kadang satu bulan bisa lima sampai enam orang. Kadang juga satu orang. “Saya tahu, bahwa ini melanggar hukum. Tapi kalau mengandalkan uang dari negara saja tidak cukup,” keluhnya.

Rohman, salah seorang pengguna jasa nikah siri menuturkan, jika dirinya melakukan nikah siri karena istrinya sudah mempunyai suami dan dirinya-pun masih mempunyai istri. Awalnya dia kenal dengan pasangan suami istri. Kemudian kenal dekat. Entah mulai kapan, akhirnya dirinya mengaku jatuh cinta dan selingkuh dengan istri temannya. Karena ketahuan, akhirnya dia diminta menikahi siri selingkuhannya tersebut. “Suaminya istri saya sekarang bilang, dari pada dosa mendingan kamu nikah siri sama Rohman. Ya disuruh begitu saya senang aja. makanya saya segera mencari jasa nikah siri,” cerita Rohman. (mg14/zal)