Berharap Berlanjut di Pra PON

192
BASKORO/RADAR SEMARANG
BASKORO/RADAR SEMARANG
BASKORO/RADAR SEMARANG

SEMARANG – Jateng tampil sebagai juara umum dengan mengoleksi tiga medali emas, lima perak dan dua perunggu dalam Kejurnas Tenis Meja 2014 yang berakhir Minggu (30/11) di GOR Jatidiri Semarang.

Tambahan satu emas di hari terakhir, disumbangkan oleh pemain senior Ceria Nilasari di nomor tunggal putri, setelah dalam final menumbangkan rekan sedaerahnya Wahyuningrum 4-1 (13-11, 11-3, 11-5, 8-11, 11-8). Pada hari sebelumnya, Jateng mendapatkan dua emas lewat ganda putri Ceria Nilasari/Lilis Indriyani dan ganda campuran Doni Prasetyo/Lilis Indriyani. Gelar tunggal putra, direbut Gilang setelah dalam Kalsel all final mengalahkan Jack Donald 4-0 (11-8, 11-6, 11-5, 11-5).

Peringkat kedua perolehan medali kejurnas, ditempati Kalsel (2 emas, 2 perak, 2 perunggu), diikuti Jambi (1 emas, 1 perak), Papua (1-0-2). Ketua Umum Pengprov PTMSI Jateng Widya Kandi Susanti mengaku bangga atas prestasi yang diukir para pemainnya. Sebelumnya, kata dia, dalam Kejurnas Kelompok Umur di Bali, April silam, Jateng juga merengkuh predikat juara umum. ”Prestasi ini artinya, pembinaan mulai skala junior sampai senior tetap ada. Semoga pengkab/pengkot di PTMSI juga makin terpacu melahirkan atlet potensial. Gelar juara umum juga menyuntikkan motivasi agar di Pra-PON 2015, kita bisa berbicara banyak,” kata Bupati Kendal itu.

Di bagian lain, Ketua Harian Pengprov PTMSI M Farchan juga menyebut, persaingan di kejurnas yang dibuka Ketua Umum PP PTMSI Oegroseno, sangat kompetitif. Pembinaan tenis meja sudah merata di berbagai provinsi.

Situasi ini, kata Farchan, mau tak mau membuat Jateng harus waspada. Apalagi Jabar dan Jatim pasti sudah menyimpan kekuatan. Menurut dia, tak ada jalan lain, selain harus menggelar pelatda jangka panjang. ”Rivalitas di Pra-PON bakal tajam, tapi materi yang kita punya tetap memiliki daya saing,” ujarnya.

Sementara itu, dari arena Kejurda Tenis Meja Piala Gubernur, Kabupaten Kudus kembali memperlihatkan superioritasnya. Tim yang mayoritas diperkuat pemain dari klub Sukun tersebut, memborong tujuh emas, tujuh perak dan delapan perunggu. Urutan kedua dan ketiga masing-masing Demak (4-0-3) dan Pati (2-1-4). Tujuh emas Kudus, tiga diantaranya dari nomor beregu pemula putri, junior putri dan remaja putri. (bas/smu)