MUNIR ABDILLAH/RASE
MUNIR ABDILLAH/RASE

SALATIGA–Akibat rangka baja ambruk, enam pekerja pabrik Primayudha Mandiri Jaya, Desa Ngadirojo, Ampel, dilarikan ke RSUD Salatiga.

Kejadian tersebut bermula saat keenam pekerja sedang mengecat rangka baja berbentuk trapesium berukuran panjang 52 meter, tinggi tiang 6 meter dan tingggi atap 12 meter. Tiba-tiba rangka baja tersebut ambruk, tak pelak enam pekerja jatuh dari ketinggian hampir 10 meter. Tiga pekerja mendapat perawatan inap dan tiga lainnya rawat inap jalan. Seorang pekerja bernama Asyhari harus dironsen karena diduga mengalami luka dalam.

Menurut Satrio Pamungkas, 16, korban pekerja cat, menuturkan kejadian itu sangat cepat, dirinya hanya mendengar suara keras dari rangka besi. Lalu terjatuh dari ketinggian 10 meter. “Saya tidak tahu, karena kejadiaannya cepat. Saat ngecat tiba-tiba semua berubah gelap,” tuturnya.

Asyhari, 50, korban lain, mengaku kalau baut yang mengunci rangka baja tidak kuat. “Saya juga terjatuh dari atas, baut bajanya kurang kuat, jadi kuda-kudanya ambruk,” akunya.

Menanggapi hal tersebut, Wandi perwakilan dari Primayudha, mengaku tidak mengetahui karena dirinya tidak berada di tempat kejadian. “Saya tidak berada di lokasi jadi saya tidak tahu, saya hanya mendapat perintah untuk menunggu di sini” katanya.

Di rumah sakit, Aiptu Bambang S, dari pihak kepolisian menuturkan, pihaknya saat ini belum bisa menyimpulkan penyebab kejadian tersebut. “Pihak kontraktor dan kepolisian masih akan menyelidiki penyebab ambruknya rangka baja tersebut,” tuturnya. (mg14/zal)