Regenerasi Atlet, Sosialisasi ke Sekolah

116
DOK/RASE
DOK/RASE
DOK/RASE

SEMARANG – Pengurus Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Semarang tengah fokus melakukan regenerasi dengan terus menggenjot pembinaan atlet-atlet yunior yang mereka miliki saat ini.

Ketua POSSI Kota Semarang Nur Hidayat mengatakan, pembinaan dan regenerasi menjadi program utama, akhir tahun ini hingga 2015 mendatang. Karenanya, pihaknya tengah gencar mensosialisasikan olahraga selam ke sekolah-sekolah, mulai dari SD, SMP hingga SMA. ”Kami tidak ingin kekurangan atau bahkan mencomot peselam dari luar daerah hanya untuk memenangi sebuah kejuaraan. Kami lebih bangga bila mampu menghasilkan atlet-atlet sendiri untuk berprestasi. Karenanya, program pembinaan digencarkan,” kata Nur Hidayat.

Salah satu program jangka panjangnya, menyiapkan para atlet untuk tampil di Porprov Jateng di Tegal 2017 mendatang. Dengan dipersiapkan jauh-jauh hari akan lebih baik, dibandingkan hanya mencari dan melakukan pemusatan latihan mulai tiga sampai enam bulan.

Pada Porprov Banyumas 2013 lalu, Selam Semarang meraih hasil cukup baik. Mereka menyumbangkan empat emas, tiga perak dan lima perunggu bagi kontingen Semarang. Emas dari Iza Nurarofa nomor M Course, Rezha Rapnea 50 meter serta Nurhadi yang menggondol dua emas dari 2.000 meter dan 3.000 meter finswimming.

Program pembinaan selam Semarang sempat mendapatkan cobaan. Menurunkan 15 peselam dan tiga ofisial, Semarang gagal membawa pulang satu medali pun di ajang tersebut. Adapun gelar juara umum direbut Banjarnegara yang tampil dominan di beberapa nomor.

Namun, hal itu tidak membuat pengurus POSSI Semarang patah semangat. Justru menjadi cambuk untuk lebih menggiatkan lagi program pembinaan. Menurutnya, kejurda tersebut menjadi ajang pemanasan dan menambah jam terbang bagi para atlet. ”Kami berkomitmen untuk terus berpartisipasi dalam kejurda yunior. Tahun ini, kami gagal mendapatkan medali, tetapi tahun depan, kami akan mendapatkannya,” pungkas Nur Hidayat. (bas/smu)