NURCHAMIM/RADAR SEMARANG
NURCHAMIM/RADAR SEMARANG

MENGHADAPI situasi genting saat tampil di atas panggung bukan suatu perkara yang mudah. Apalagi jika terjadi kericuhan akibat ulah penonton yang sedang berantem. Kondisi itu pernah dialami Kurnia Sukmawati, penyanyi asal Semarang yang sekilas mirip artis Jenita Janet. Ia pernah memiliki pengalaman buruk saat bernyanyi, yakni melompat dari atas panggung setinggi 1,5 meter.

”Waktu itu, tahu-tahu para penonton pukul-pukulan hingga ke dekat panggung. Daripada saya kena pukulan, mending saya lompat dari atas panggung buat nyelametin diri. Padahal panggungnya cukup tinggi. Rasanya konyol juga. Tapi, Alhamdulillah tidak apa-apa. Cuma lecet-lecet,” kenang cewek yang menggunakan nama beken Nia Sukma ini kepada Radar Semarang.

Nia sendiri sejak kecil memang sudah hobi menyanyi. Bahkan, saat masih duduk di kelas 2 SD, ia sudah berani tampil di panggung. ”Kelas 2 SD sudah berani nyanyi di panggung. Seneng juga sih. Apalagi setiap habis nyanyi, aku dikasih imbalan sebesar Rp 15 ribu. Waktu masih kecil, uang segitu sangat banyak,” ujarnya

Alumnus Universitas Semarang (USM) tahun 2014 ini, sekarang tengah disibukkan penggarapan single album. ”Lagu yang sudah saya rekam dalam kemasan album di antara berjudul Cowok Gegabah dan Cowok. Dua lagu ini sudah menjadi jawara di Semarang dan bisa dilihat di You Tube,” tutur penyanyi kelahiran 17 Maret 1989 ini.

Gadis yang senang melantunkan tembang Jatuh Bangun dan Sekuntum Mawar Merah ini mengaku masih memiliki rasa grogi saat tampil bernyanyi sambil bergoyang. Menurutnya, bernyanyi sambil bergoyang terkadang merusak suara. ”Jadi, saya lebih suka memakai goyangan yang tidak terlalu energik. Takut suara saya nantinya jelek,” pungkas gadis asli Semarang ini. (mg9/aro/ce1)