Gudang Terbakar, Ratusan Kayu Lapis Ludes

175

GENUK – Kobaran si jago merah melahap sebuah gudang mebel di lingkungan Industri Kecil Jalan Kaligawe, Genuk, Semarang, Rabu (26/11) dini hari. Akibatnya, ratusan kayu lapis untuk bahan baku furniture ludes. Meski insiden ini tidak mengakibatkan korban jiwa, namun kerugiannya diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian mensinyalir kebakaran disebabkan karena korsleting listrik atau arus pendek. Informasi yang dihimpun Radar Semarang, kebakaran terjadi di gudang milik Koh Bun, 50, sejak Selasa (25/11) sekitar pukul 23.00. Malam itu selepas hujan reda, tiba-tiba muncul percikan cahaya dari dalam gudang tersebut. ”Tiba-tiba ada percikan cahaya merah dari dalam gudang. Saya kira cahaya lilin milik satpam,” kata saksi mata, Andre.

Tak lama kemudian, cahaya itu terus membesar. Hingga akhirnya muncul api di atas atap gudang. ”Saat saya cek, ternyata api semakin membesar,” ujar Andre.

Mendapati hal itu, ia langsung melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar hingga akhirnya berusaha melakukan penanganan. Namun api yang kian membesar membuat sejumlah warga tidak bisa berbuat apa-apa. ”Cepat sekali, apinya membesar. Kami bersama warga melaporkan ke pemadam kebakaran,” katanya.

Tak lama setelah dilaporkan, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman. Namun sejumlah petugas pemadam sempat kesulitan, karena aliran PLN bertegangan tinggi di lokasi tersebut masih menyala.

Meski begitu, tak lama kemudian petugas PLN yang datang langsung melakukan pemutusan jaringan listrik di lokasi kejadian. Tim petugas pemadam kebakaran berusaha keras membuka rolling door gudang yang terkunci.

Kurang lebih butuh dua jam, hingga Rabu (26/11) dini hari, petugas akhirnya berhasil memadamkan api. Sedikitnya, enam unit mobil pemadam diterjunkan dalam insiden kebakaran tersebut.

Kapolsek Genuk, AKP Ifan Taufik mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan anggotanya di lokasi kebakaran untuk melakukan penyelidikan. ”Kami telah mengumpulkan keterangan sejumlah saksi. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan akibat korsleting arus pendek di dalam gudang,” kata Ifan. (mg5/ida/ce1)