Penjaringan Ketum KONI Dibuka 29 November

293
dok/rase
dok/rase
dok/rase

SEMARANG – Kabid Hukum KONI Jateng John Richard Latuihamallo akan memimpin tim penjaringan calon ketua umum KONI pada Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) di Hotel Patra, Semarang, 6 Desember mendatang.

John Richard akan didampingi Kabid Organisasi Untung Budiarso dan Wasekum Siti
Retno Farida. Tim penjaringan akan membuka pendaftaran mulai 29 November dan ditutup 4 Desember mendatang. Demikian salah satu keputusan dalam rapat panitia Musorprovlub yang dipimpin ketuanya, Sukahar di kantor KONI Jateng, Semarang, Selasa (25/11).

Ikut hadir dalam forum tersebut semua pengurus harian, mulai Plt Ketua Umum Hartono, Wakil Ketua III Hary Nuryanto, Sekum Mulyono Hadipranoto dan Bendahara Joeni Asmartyn. ”Ada beberapa hal yang kami bahas dalam forum itu. Diantaranya adalah memilih Pak John sebagai ketua tim penjaringan. Tugasnya membuka pendaftaran dengan menyediakan formulir, menerima pengembalian dan melakukan verifikasi. Tim terdiri unsur organisasi, hukum dan sekretaris,” kata Sukahar usai rapat terbatas,
kemarin.

Dalam mekanisme penjaringan calon, kata Sukahar, tak ada persyaratan khusus, misalnya harus melampirkan surat dukungan. Pelamar hanya menyertakan biodata dan kesiapan untuk mengikuti pemilihan ketua.

Ditegaskan Kahar, dalam rapat tersebut, panitia juga tetap sepakat bahwa forum Musorprovlub hanya memilih calon ketua antarwaktu sampai selesainya kepengurusan KONI yang sekarang hingga 2017 mendatang. Tak ada agenda lain, seperti laporan pertanggungjawaban dan menyusun program.”Jadwal Musorprovlub tak berubah tetap tanggal 6 Desember, dan diikuti sebanyak 92 anggota KONI,” kata ketua umum pengprov IPSI Jateng itu.

Terkait pertimbangan hanya memilih ketua saja, lanjut dia, demi konsentrasi KONI menghadapi even-even yang sudah di depan mata. Tahun ini saja ada PON Remaja di Surabaya. Pada tahun 2015, KONI sudah harus fokus menyongsong babak kualifikasi PON, penyiapan atlet untuk SEA Games dan Paragames. ”Kami ingin kepengurusan KONI sekarang benar-benar fokus untuk menyelesaikan tugasnya dulu. Jabatan yang kosong kan hanya ketua, maka yang diisi ya hanya ketua saja,” pungkasnya. (bas/zal)