Beli Ruko Rp 825 Juta, Justru Tertipu

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

BARUSARI – Tindak penipuan dengan modus transaksi jual-beli, terus memakan korban. Seperti kasus yang dilaporkan Hartono, 55, warga Jalan Taman Satrio Manah III, Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.

Menurutnya, ada dua korban yakni berinisial AMK dan JK, keduanya warga Jalan Perum Villa Mutiara Tembalang Blok B-5, Banyumanik, Semarang. Keduanya membeli ruko di Jalan Taman Satrio Manah III/40, RT 5 RW 10, Tlogosari Kulon, Pedurungan, Semarang, seharga Rp 825 juta kepada Jajang Yulianto, warga Jalan Jati Raya Utama, Banyumanik, Semarang.

Namun dalam perkembangannya, kedua korban merasa diperdayai oleh Jajang. Pasalnya, setelah kedua korban membayar lunas, surat-surat atau sertifikat tidak dibaliknamakan. Malahan, surat-surat ruko tersebut belakangan digadaikan di Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Atas hal itulah, Jajang akhirnya dilaporkan ke pihak berwajib atas dugaan penipuan dan penggelapan. ”Kerugiannya senilai harga pembelian, yakni Rp 825 juta,” ujar Hartono kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Selasa (25/11) sekitar pukul 12.00.

Dijelaskannya, kasus tersebut diketahui terjadi pada 29 April 2013 dan 28 Agustus 2014. Tindak pidana yang dilakukan terlapor bermula saat dua korban membeli dua unit ruko yang berada di Jalan Argomulyo Mukti Raya, Semarang.
”Keduanya telah menyerahkan uang pembelian dua unit ruko tersebut senilai Rp 825 juta kepada terlapor,” katanya.
Pihak terlapor menjanjikan akan membaliknama surat-surat terkait tanah dan ruko atas nama dua pembeli. Namun dalam perkembangannya, janji terlapor tak kunjung ditepati. Saat ditanyakan, terlapor beralasan macam-macam.

Usut-usut punya usut, belakang diketahui, surat-surat sertifikat ruko tersebut malah digadaikan di BPR Gunung Rizki, Jalan Soekarno-Hatta, Semarang. ”Hal itu dilakukan terlapor tanpa sepengetahuan dua korban selaku pembeli,” katanya.
Lebih lanjut dikatakan, pihak korban sudah berkali-kali meminta pertanggungjawaban dan kejelasan perihal masalah tersebut. Namun pihak terlapor justru tidak menunjukkan ada niat baik. ”Sudah berusaha diselesaikan baik-baik, tapi tidak ada respons,” imbuhnya.

Khawatir ruko yang telah dibeli ratusan juta itu bermasalah, akhirnya melalui Hartono, kedua korban memutuskan untuk menyelesaikan melalui jalur hukum. Kasus ini resmi dilaporkan dengan nomor LP/B/1858/XI/2014/Jtg/Restabes, dengan dugaan tindak pidana sesuai pasal 378 KUHP tentang penipuan dan atau pasal 372 KUHP tentang penggelapan.
Kanit II SPKT Polrestabes Semarang, AKP Sapari mengatakan, pihaknya telah menerima laporan tersebut. ”Saat ini sudah kami serahkan ke bagian Reskrim,” katanya. (mg5/ida/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -