BERSAING: Sebanyak 10 jurnalis dari berbagai media di Jateng mencoba Suzuki Address dalam test ride dan lomba irit, Sabtu (22/11) di Semarang. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
 BERSAING: Sebanyak 10 jurnalis dari berbagai media di Jateng mencoba Suzuki Address dalam test ride dan lomba irit, Sabtu (22/11) di Semarang. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

BERSAING: Sebanyak 10 jurnalis dari berbagai media di Jateng mencoba Suzuki Address dalam test ride dan lomba irit, Sabtu (22/11) di Semarang. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi diprediksi akan mengurangi pemakaian mobil. Masyarakat diprediksi akan lebih banyak menggunakan kendaraan roda dua untuk menopang aktifitas sehari-hari.

Nah, sepeda motor yang irit BBM diyakini akan makin dipilih masyarakat. Momentum ini ditangkap Suzuki, untuk melaunching produk terbarunya yakni Suzuki Address. Pekan lalu, sepeda motor bertransmisi matic yang diklaim paling irit dibanding jenis dan merek lain sekelasnya ini diluncurkan serentak di seluruh Indonesia. Di Jawa Tengah dan DIY, peluncuran dipusatkan di showroom Suzuki Sejahtera Motor Gemilang, Kalibanteng, Semarang. Beberapa acara mewarnai launching, di antaranya lomba irit BBM yang diikuti para jurnalis di Jawa Tengah.

Hasil dari lomba irit sekaligus test ride ini memang membuktikan Suzuki Address memang sangat irit. Dengan dibekali masing-masing setengah liter bensin jenis premium, sebanyak 10 jurnalis berkeliling kota Semarang, Sabtu (22/11) pagi. Rata-rata peserta mampu menempuh jarak 35 km, bahkan ada yang mencapai 38 km. Artinya untuk satu litter premium, dengan Suzuki Address bisa ditempuh jarak berkisar 70 km.

“Para jurnalis bisa membuktikan sendiri bagaimana tingkat keiritan motor ini. Tak hanya paling irit di kelasnya, namun Address juga punya keunggulan lain yakni bagasi yang paling bisa menampung banyak barang, dengan total kapasitas 20,6 liter,” jelas Regional Office Head Suzuki Sejahtera Motor Gemilang area Jateng-DIY FX Sapto Juniharsanto.

Dengan dua keunggulan utama tadi, Sapto yakin Address yang head to head dengan Mio dan Beat ini akan mampu meningkatkan penjualan sepeda motor Suzuki yang dalam beberapa bulan ini didominasi Nex (50 persen) dan Satria (25 persen). Dipaparkan Sapto, bila rata-rata dalam satu bulan penjualan sepeda motor Suzuki mencapai 5.000 unit untuk Jateng dan DIY, maka setelah Address diluncurkan, maka dia optimistis menembus angka 7.000 unit per bulan. “Skutik ini sangat multifungsi, untuk bekerja, mengantar anak sekolah, serta aktifitas lain. Dengan keiritannya, kami yakin 2.000 unit bisa terjual dalam satu bulan di Jateng dan DIY,” terangnya. (smu)