Malu, Ibu Bunuh Bayinya

178

WONODRI – Diduga malu hamil tanpa menikah, Tri Purwati, 34, warga Gayamsari, Semarang, nekat membunuh bayinya sendiri yang masih berusia lima bulan di dalam kandungan. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah rumah kos di Jalan Wonodri Sendang No 19, Semarang Selatan, Minggu(23/11).

Informasi yang dihimpun Radar Semarang menyebutkan, Tri Purwati merupakan janda yang kos di lokasi kejadian. Adapun setelah kejadian tersebut, Tri harus menjalani perawatan intensif di RS Roemani Semarang. Sementara orok tak berdosa itu dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang guna diotopsi.

Kapolsek Semarang Selatan Kompol Yuni mengaku telah menerima laporan terkait kejadian tersebut sekitar pukul 16.00. ”Anggota sudah cek ke lokasi bersama tim Inafis Polrestabes Semarang,” katanya.

Yuni memaparkan, ibu dan bayi yang masih berwujud orok tersebut masih di lokasi. Kondisi ibunya kritis, sedangkan oroknya sudah meninggal. ”Oroknya masih lima bulan kandungan, jenis kelamin laki-laki. Sepertinya diupayakan untuk dilahirkan paksa,” ungkapnya.

Adapun penanganan kasus tersebut, lanjut Yuni, diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Semarang. ”Sesuai petunjuk Wakasat Reskrim, kasusnya diambil alih Polrestabes,” katanya.

Terpisah, Wakasat Reskrim Polrestabes Semarang, Kompol Sukiyono, mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Ia juga belum meminta keterangan ibu dari orok tersebut. ”Masih kami selidiki. Ibunya masih dirawat di RS Roemani, belum bisa dimintai keterangan,” ujarnya. (har/jpnn/mg9/aro/ce1)