TI Jateng Batasi Umur di Kejurprov

106
BASKORO S/RADAR SEMARANG
BASKORO S/RADAR SEMARANG
BASKORO S/RADAR SEMARANG

SEMARANG – Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Tengah akan menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) di GOR Sahabat, 11-13 Desember mendatang. Sebanyak 35 kota dan kabupaten di Jateng akan bersaing memperebutkan gelar juara umum di event yang menjadi tolak ukur pembinaan prestasi di daerah masing-masing ini.

Sekretaris Umum Pengprov TI Jateng Agus Soewito mengatakan, dalam kejurprov tersebut akan dilakukan pembatasan umur. Namun saat ini berapa usia maksimal atlet bisa bertanding di Kejurprov ini masih digodog oleh bidang pembinaan prestasi dan akan segera diberitahukan kepada pengkot/pengkab TI se-Jateng. “Ini memang kejurprov senior, namun akan ada pembatasan usia. Muaranya adalah prestasi, di mana kita ingin mencari atlet terbaik terutama untuk proyeksi PON 2016 mendatang,” tandas Agus.

Dipaparkan Agus, Kejurprov akan memperebutkan 16 medali emas nomor kyorugie, dan 5 medali emas nomor poomsae. Rinciannya, terdiri dari 8 kelas di kyorugie putra, 8 kelas di kyorugie putri, 2 poomsae perorangan putra/putri, 2 kelas beregu putra/putri, serta 1 medali emas pomsae campuran.

Yang menarik, akan ada hadiah cukup besar di kejurprov ini. Di mana juara umum akan mendapatkan uang pembinaan Rp 30 juta, juara umum II Rp 20 juta dan juara umum III Rp 10 juta. “Lalu setiap peraih medali emas di tiap kelas akan mendapatkan uang pembinaan Rp 3 juta,” tambahnya.

Ketua Umum Pengprov TI Jateng Sudarsono Chandrawidjaja berharap, pengkot/pengkab TI se-Jateng mempersiapkan dengan sungguh-sungguh atletnya untuk mengikuti kejurprov tersebut. Dia juga mengharapkan akan muncul dan terlihat talenta-talenta baru taekwondoin-taekwondoin Jateng melalui kejurprov kali ini. “Selain merupakan kegiatan rutin, dalam kejurprov nanti kita juga mencari atlet terbaik untuk ditampilkan di Pra PON mendatang,” tegasnya. (smu)