Budi Santoso. (ISMU P/RADAR SEMARANG)
Budi Santoso. (ISMU P/RADAR SEMARANG)
Budi Santoso. (ISMU P/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kepala Dinas Pemuda Olahraga Jawa Tengah Budi Santoso menegaskan, Jateng siap bersaing di Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I yang akan berlangsung di Surabaya 9-16 Desember mendatang. Dia menandaskan, melihat rekam jejak prestasi Jateng di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) dan Kejurnas Antar-PPLP, di mana pesertanya juga pelajar, Jateng berpeluang menembus posisi Tiga Besar.

“Di ajang Popnas, kita berada pada kisaran dua-tiga-empat namun di Kejurnas Antar-PPLP kita sering juara umum. Dasar inilah yang kami jadikan patokan, mengapa kita optimistis masuk Tiga Besar,” jelas Budi didampingi Kabid Keolahragaan Effendi HMC dan Kasi Pemberdayaan dan Pengembangan Olahraga Kuncoro DW.

Disinggung soal waktu pelatda yang hanya 20 hari, Budi mengatakan tak berpengaruh, karena 34 persen kontingen berstatus atlet PPLP yang selama ini ditempa secara berkesinambungan. “Satu hal lagi, anak-anak memiliki fighting spirit yang kuat menghadapi ajang ini. Modal ini menjadi kekuatan di PON Remaja nanti,” tandasnya.

Sementara, Menpora Imam Nahrawi berharap, di tengah kondisi pendanaan yang terbatas, Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I di Surabaya, 9-15 November 2014, mau tidak mau harus siap digelar.

Terkait dengan minimnya pendanaan dari pemerintah untuk PON Remaja, sehingga terkesan terpaksa diadakan, dia menyebut bahwa pada saat itu pemerintahan dalam masa transisi. Namun pada prinsipnya, kata dia, pihaknya siap membantu jika memang ada kekurangan pada penyelenggaraan PON Remaja. ”Secara umum, PON Remaja siap digelar. Ini kan ajang pembinaan atlet,” kata Imam kepada wartawan di Bandara Ahmad Yani, Semarang, Kamis (20/11).

Seperti diberitakan, Wakil Ketua Umum KONI Pusat Suwarno mengakui, bahwa dana perhelatan bagi PON Remaja idealnya Rp 120 miliar. Hanya saja, dana APBN yang turun cuma Rp 10 miliar.

Menurut Imam, terkait dengan penyelenggaraan even nasional dan internasional, pihaknya akan melibatkan beberapa departemen, seperti departemen keuangan menyangkut anggaran. Dalam waktu dekat dia ingin mengundang berbagai lembaga terkait guna membahas strategi pembinaan olahraga. “Saya ingin kita duduk satu meja membahas bersama demi kemajuan olahraga. Kita akan menghadapi SEA Games dan tuan rumah Asian Games,” ujarnya. (bas/smu)