APRESIASI: Peserta Customer Gathering Mobilio Wisata Plus berfoto bersama di Kampung Rawa, Ambarawa (IST), baru-baru ini. (Tri Sutristyaningsih/Radar Semarang)
 APRESIASI: Peserta Customer Gathering Mobilio Wisata Plus berfoto bersama di Kampung Rawa, Ambarawa (IST), baru-baru ini. (Tri Sutristyaningsih/Radar Semarang)

APRESIASI: Peserta Customer Gathering Mobilio Wisata Plus berfoto bersama di Kampung Rawa, Ambarawa (IST), baru-baru ini. (Tri Sutristyaningsih/Radar Semarang)

SEMARANG – Mobilio memberikan kontribusi paling besar untuk penjualan mobil Honda di Jawa Tengah. Mobilio menguasai pasar 45 persen disusul Brio Satria, Jazz, Freed, disusul CRV.

Meski mendominasi penjualan, Honda terus memacu pemasaran Mobilio. Hingga akhir tahun 2014 penjualan Honda Mobilio ditarget mencapai 7.500 unit. Bahkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai kemarin dinilai tidak memengaruhi penjualan Mobilio.

Sales Marketing Manager Honda Semarang Center wilayah Jateng dan DIY, Eddy Haryanto, optimistis target penjualan 7.500 akan tercapai. Ini dikarenakan Mobilio banyak memiliki keuungulan di antaranya hemat bahan bakar minyak (BBM), yakni 1:19, di mana satu liter bisa mencapai 19 km untuk manual, sedang yang matik 1:14. Guna meningkatkan penjualan berbagai program menarik ditawarkan kepada konsumen mulai DP ringan atau angsuran ringan.

Eddy Haryanto mengatakan sejak diluncurkan Februari 2014 hingga November ini penjualan Mobilio mencapai 5.000 unit. Namun secara total penjualan mobil Honda hingga November 2014 sudah mencapai 13.000 unit. Dari penjualan ini Semarang merupakan pasar potensial dengan kontribusi sekitar 30 persen atau 3.900 unit. “Permintaan Mobilio terus meningkat, sehingga sampai akhir tahun ditarget mencapai 7.500 unit,” jelas Edy dalam siaran pers Customer Gathering Mobilio Wisata Plus di Semarang, akhir pekan kemarin.

Animo masyarakat untuk mengikuti acara tersebut cukup besar, terbukti 156 peserta dengan menggunakan 40 unit Honda Mobilio berangkat dari HSC menuju ke Kampung Rawa, Ambarawa. Program Mobilio Wisata Plus ini digelar sebagai ungkapan terima kasih Honda kepada masyarakat yang telah memepercakan pembelian mobilnya ke Mobilio.

Eddy lebih lanjut menyatakan penjualan dari tiga wilayah, Semarang, Solo dan Yogja, wilayah Semarang merupakan pasar yang sangat potensial yakni 30 persen, disusul Solo dan Yogja masing-masing 20 persen dan sisanya untuk daerah lain seperti Purwokerto, Kudus dan lainnya.

Sementara itu, Ketua Komunity Mobilio Jawa Tengah (Jateng), Alexander Ello yang mengikuti acara custumer mengungkapkan alasan membeli mobil produk Honda ini karena irit dan nyaman. “Mobilio harganyanya terjangkau, tampilnya futuristik, dan irit BBM,” ujar dia yang mengikuti custemer gathering bersama anggota komunity Mobilio lainnya. (*/tya/smu)