DEMAK-Proses pemindahan pedagang Pasar Mranggen ke pasar darurat di lapangan Desa Mranggen, Kecamatan Mranggen dimulai pekan ini. Meski demikian, sebagian pedagang sudah mulai mengosongkan lapak-lapak mereka yang ada di pasar lama. Kemarin, kesiapan pemindahan pedagang tersebut ditinjau langsung Bupati Dachirin Said.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Demak Eko Pringgolaksito melalui Kabid Pasar, Sokip mengatakan, pedagang diberikan waktu pekan ini agar segera berpindah ke pasar darurat. Sedianya, pada Sabtu malam (22/11) mendatang Paguyuban Pedagang Pasar Mranggen (P3M) menggelar selamatan pindahan. “Pengosongan blok pasar lama sudah mencapai sekitar 50 persen,”ujar Sokip, kemarin.

Menurutnya, sejauh ini, pasar darurat yang akan ditempati pedagang tinggal perbaikan saluran air dan jalan masuk. Karena itu, pihaknya berharap hal itu segera rampung sehingga bisa memperlancar proses pemindahan pedagang tersebut.

Dia mengatakan, saluran air untuk pasar darurat telah dilakukan dengan membuat sodetan kea rah sungai terdekat. Dengan demikian, air yang menggenangi pasar darurat bisa dibuang. “Lapangan pasar darurat bagian utara lebih rendah dibandingkan sebelah selatan. Ketinggiannya hanya sekitar 70 centimeter,”katanya.

Meski demikian, Sokip meminta para pedagang tetap segera mengosongkan semua blok pasar lama supaya proses pemindahan cepat terlaksana. “Kita minta semua mengemasi barang-barangnya sehingga pasar Mranggen yang lama bisa secepatnya dibangun secara permanen,”katanya. (hib/zal)