PERANGI NARKOBA: Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho bersama jajarannya menyatakan perang terhadap peredaran narkoba yang marak terjadi di wilayah Demak. (wahibpribadi/radar semarang)
PERANGI NARKOBA: Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho bersama jajarannya menyatakan perang terhadap peredaran narkoba yang marak terjadi di wilayah Demak. (wahibpribadi/radar semarang)
PERANGI NARKOBA: Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho bersama jajarannya menyatakan perang terhadap peredaran narkoba yang marak terjadi di wilayah Demak. (wahibpribadi/radar semarang)

DEMAK- Polres Demak terus berperang melawan peredaran narkoba yang terjadi di wilayah Demak. berdasarkan hasil analisa dan evaluasi kasus kejadian penyalahgunaan narkoba selama ini, dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.

Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho menegaskan, bahwa untuk menekan angka kejadian penyalahgunaan narkoba itu, pihaknya bersama seluruh perwira dan stafnya menyatakan perang terhadap narkoba. “Demak ini kan kota wali. Jadi, harus jauh dari narkoba dan minuman keras (miras),” katanya didampingi Kasubag Humas AKP Zamroni, kemarin.

Menurutnya, letak geografis Kota Demak berbatasan dengan ibu kota Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kota Semarang. Karena itu, tidak menutup kemungkinan dengan adanya operasi yang sering diadakan di Kota Semarang, maka pelaku atau pengedar narkoba lari ke Kota Demak. Menurutnya, sejak Januari hingga Oktober 2014, Sat Narkoba Polres Demak telah menangani 9 kasus penyalahgunaan narkoba dan menahan 9 tersangka. Selainj itu, menyita beberapa barang bukti narkoba. (hib/zal)