BAU BUSUK: Tempat penampungan sampah sementara (TPS) milik DPUPPE diprotes Disdikpora karena menebar bau busuk ke kantor tersebut. (Wahib pribadi/radar semarang)
 BAU BUSUK: Tempat penampungan sampah sementara (TPS) milik DPUPPE diprotes Disdikpora karena menebar bau busuk ke kantor tersebut. (Wahib pribadi/radar semarang)

BAU BUSUK: Tempat penampungan sampah sementara (TPS) milik DPUPPE diprotes Disdikpora karena menebar bau busuk ke kantor tersebut. (Wahib pribadi/radar semarang)

DEMAK-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikpora) protes keberadaan tempat sampah yang dibangun Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Pertambangan dan Energi (DPUPPE). Sebab, penampungan sampah sementara (TPS) senilai Rp 190 juta itu lokasinya berdempetan dengan gedung Disdikpora di Jalan Sultan Fatah. Akibatnya, bau tak sedap menyengat dari tumpukan sampah itu. Bau busuk itu pun kemudian menyebar di kantor dinas tersebut.

Kepala Disdikpora Muhtar Lutfi mengatakan, pihaknya telah mengirimkan surat dan mengadukan hal ini ke Bupati Demak Dachirin Said. Menurutnya, penempatan tempat sampah di lahan hutan kota yang berdampingan dengan kantor Disdikpora itu tidak tepat. Sebab, terbukti telah mengganggu kenyamanan kondisi kantor dan kinerja pegawai.

“Kalau pas apel pagi, bau tidak sedap dari sampah itu langsung menyebar. Penanaman bambu kuning di sekitar tempat sampah juga belum bisa meredam bau ini,” katanya. Karena itu, ia berharap tempat sampah itu dipindahkan ke lokasi yang lain. (hib/ton)