BERKELAS: Berbagai perhiasan berlian yang di pamerkan di Semarang Jewellery Expo 2014, Pameran Emas dan Berlian di Atrium Mall Ciputra Semarang. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
 BERKELAS: Berbagai perhiasan berlian yang di pamerkan di Semarang Jewellery Expo 2014, Pameran Emas dan Berlian di Atrium Mall Ciputra Semarang. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

BERKELAS: Berbagai perhiasan berlian yang di pamerkan di Semarang Jewellery Expo 2014, Pameran Emas dan Berlian di Atrium Mall Ciputra Semarang. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Penjualan perhiasan berlian saat ini tengah bergairah. Turunnya harga emas membuat penjualan berlian ikut terdongkrak. Angka penjualan bahkan meningkat hingga dua kali lipat dibanding saat harga emas belum turun.

Irene Lina KD, pemilik Diamond World Jewellery mengungkapkan, selama pameran di Atrium Mall Ciputra 7 – 16 November mendatang, gerainya mencatat angka pembelian yang memuaskan. Pembeli lokal dari Semarang masih mendominasi, dengan angka penjualan yang memuaskan.

Selain soal harga, perhiasan berlian memang selalu menjadi buruan kalangan menengah ke atas. Selain busana dan riasan, perhiasan tak sekadar melengkapi penampilan namun juga simbol prestise. Dewasa ini, penggunaan berlian sebagai perhiasan, tidak hanya dikenakan dalam pesta atau momen-momen yang menuntut seseorang berpenampilan glamour. Namun, penggunaan berlian sekarang ini sudah untuk kegiatan sehari-hari.

Inge Budisantoso pemilik Alexandrite Gemstone Jewellery ditemui di sela acara Semarang Jewellery Expo Pameran Emas dan Berlian di Atrium Mall Ciputra Semarang, kemarin, mengatakan, perhiasan berlian yang dikenakan untuk sehari-hari biasanya berbentuk simpel tidak dipadukan dengan batu mulia atau emas. Sedangkan untuk keperluan pesta, bentuknya lebih mewah dan berwarna. ”Perhiasan berlian yang dikenakan untuk pesta, biasanya memiliki desain yang unik. Seperti dirangkai dengan batu burmesse rubby yang berwarna merah yang menimbulkan kesan mewah, dan semakin memancarkan aura kecantikan pemakainya,” ungkap Inge.

Pilihan model perhiasan berlian untuk pesta lainnya adalah berlian dipadukan dengan mutiara sehingga memberikan kesan classic oriental. ”Berlian yang dipadukan dengan mutiara ini, lebih banyak diminati orang-orang ekspatriat di Semarang, yang berasal dari Jepang atau Korea karena bentuknya yang unik,” terangnya.

Mereka yang mengenakan berlian sebagai perhiasan, tidak hanya datang dari kaum hawa. Melainkan juga dari kaum adam. Biasanya laki-laki lebih memilih menggunakan berlian untuk cincin atau pin dasi. ”Cincin berlian yang dikenakan laki-laki, biasanya dipadukan dengan precious stone seperti batu sapphire, ruby, emerald, cat’s eye, jade dan masih banyak lagi,” jelas Inge. Tidak hanya itu, pengguna berlian saat ini juga merambah di kalangan anak-anak dan remaja. Oleh karenanya para pengusaha berlian juga mengeluarkan model berlian simple untuk sasaran anak-anak seperti berbentuk boneka, sepeda, dan lain-lain. (eny/smu)