Hakim Menangkan Wali Kota Semarang

159

MANYARAN – Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang memenangkan Wali Kota Semarang. Terkait gugatan atas Surat Keputusan Penarikan Keterangan Rencana Kota (KRK) nomor 591.1/124 tertanggal 20 Februari 2014. Gugatan tersebut diajukan PT Trisaka Utama selaku pengembang Perumahan Beringin Elok Ngaliyan Semarang.

”Majelis Hakim menolak gugatan penggugat seluruhnya. Menyatakan Surat keputusan Penarikan KRK itu sah. Menghukum penggugat untuk membayar biaya yang timbul dalam perkara ini,” ungkap kuasa hukum tergugat, John Richard Latuihamallo kepada wartawan, kemarin.

Dijelaskan, dalam sidang pembacaan putusan yang digelar di PTUN Semarang, Kamis (13/11), majelis hakim yang diketuai Lilik Furmanto menyatakan Surat keputusan Penarikan KRK itu sah karena Surat KRK Nomor 591.1/3720/BPPT/XI/2010 tertanggal 29 November 2010 itu cacat formil sehingga harus dibatalkan.

”Pemohon KRK tersebut diketahui bukan atas nama penggugat. Melainkan masih atas nama Karsiman, Kartipah, Sadeli, dan Marjan yang sudah tidak lagi punya hak atas tanah,” beber John.

Selain itu, imbuh John, izin lokasi yang dimohonkan penggugat dalam surat KRK adalah pembangunan Perumahan Beringin Elok tahap II seluas 10.190 meter persegi. Padahal luas lokasi yang dilampirkan sebagai referensi hanya terkait dengan pembangunan Perumahan Beringin Elok tahap I seluas 37.006 meter persegi.

”Atas hal itu, surat penarikan KRK itu dapat dibenarkan semata-mata demi menyelamatkan hukum, karena sesuatu yang salah tidak bisa dibiarkan, tetapi harus diperbaiki. Hal ini juga sesuai dengan asas spontane vernietiging yaitu asas yang memberikan kepada penerbit keputusan apabila menemukan kekeliruan ia bisa langsung melakukan perbaikan,” tegasnya.

Menanggapi penolakan gugatan tersebut, kuasa hukum penggugat, RM Joko menyatakan masih pikir-pikir. Apakah akan menempuh upaya hukum banding atau menerima putusan tersebut. ”Masih ada waktu 14 hari ke depan untuk menyatakan sikap,” ujarnya. (fai/ida/ce1)