Bisnis Lulur Berbahan Gula

146
AKBAR SATRIAWAN / RADAR SEMARANG
AKBAR SATRIAWAN / RADAR SEMARANG
AKBAR SATRIAWAN / RADAR SEMARANG

LUDFIANA Belly termasuk gadis yang gigih dan pekerja keras. Di saat kebanyakan orang memilih bekerja kantoran, gadis 23 tahun ini justru memilih berwirausaha.

Dara kalem yang kerap disapa Belly ini memilih resign dari bank ternama tempatnya bekerja, dan merintis usaha di bidang kecantikan. Ia memproduksi lulur sugar scrub yang sekarang banyak beredar di pasar online.

”Awalnya hanya ingin mencari kesibukan dan pengin merintis usaha. Kebetulan saya suka membuat masker sendiri dari buah segar,” kata penyuka mi dan pasta ini.

Belly membuat lulur dari bahan dasar gula asli dan buah. Gula yang dikenal sebagai pemanis makanan maupun minuman berhasil disulap Belly menjadi lulur ”pemanis” wajah. Sedangkan untuk campuran buahnya, Belly menggunakan buah asli yang telah melewati proses pengeringan.

”Saya ingin beda dari yang lain, rata-rata menggunakan essential oil, saya lebih suka pakai buah asli,” tandas gadis penyuka warna hijau ini.

Semua proses pembuatan lulur dilakukan secara tradisional tanpa bantuan mesin. Dari tahap produksi sampai pengemasan, sehingga lebih menarik minat konsumen. ”Semua proses itu saya lakukan sendiri di rumah di Jalan Plumbon 2, Wonosari Ngaliyan, Semarang,” katanya.

Untuk penjualannya, selain lewat online, ia kerap menjual langsung di event Car Free Day (CFD), seminar nasional maupun event-event lainnya. (mg15/aro/ce1)