Harga Cabai Tembus Rp 70 ribu

148

SALATIGA – Harga cabai di pasar Salatiga meroket dan mencapai kisaran Rp 60 sampai 70 ribu per kilogram. Kenaikan harga cabai dipicu stok barang yang mulai langka. Terlebih dengan minimnya pasokkan cabai dari wilayah Kopeng dan sekitarnya yang menjadi penyangga utama.

Seperti yang dipaparkan Warsiti, 52, pedagang cabai Pasar Raya I Salatiga. Ia mengatakan, sudah 6 bulan kemarin harga per kilo cabai naik sekitar Rp 6 sampai 7 ribu. “Stok di pasaran mulai langka. Mungkin petani di kopeng marah karena harga cabainya dipermainkan oleh tengkulak. Akhirnya mereka menebangi pohon – pohon cabainya,” terang Warsiti.

Hal senada diungkapkan pedagang lainnya, Suharti, 55 saat ditemui wartawan. “Saya tidak tahu besok petani cabai Kopeng masih marah atau tidak. Tapi memang harus ada yang mengatur tengkulak agar tidak semena – mena kepada petani. Kalau begini pedagang juga was-was. Karena kita sudah punya banyak stok. Pembeli malah menunggu harga cabai turun dulu,” katanya.

Imbas dari kenaikkan harga cabai dirasakan banyak pihak. Salah satunya Tosin, 27, penjual nasi. jika harga cabai naik, kemungkinan harga makanan yang dijualnya ikut naik. “Saya setiap hari butuh hampir satu kilo cabai, sekarang mahal bukan main, keuntungan jadi mepet sekali” keluhnya. (mg14/sas/zal)