Gunakan Sistem Piala Sudirman

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

SEMARANG – Sebanyak 15 klub tenis meja di Indonesia tampil pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sukun Cup 2014 kedua di GOR Universitas Semarang (USM) 14-16 November 2014 mendatang. Klub-klub tersebut datang dari berbagai kota di Jawa Tengah, Jawa Timur, maupun dari DKI Jakarta. Beberapa klub dari Sumatera dan Kalimantan urung tampil karena pada saat yang bersamaan di daerahnya ada Pekan Olahraga Daerah (Porda) atau Pekan Olahraga Wilayah (Popwil).

Ketua panitia pelaksana Kejurnas tenis meja Sukun Cup 2014, H Koesrin ditemui kemarin mengatakan, beberapa klub juga gagal tampil karena tidak memiliki kuota pemain untuk mencukupi tampil pada kejuaraan ini mengingat even ini memainkan nomor beregu (sistem Piala Sudirman seperti di cabang olahraga bulu tangkis). “Ada klub yang punya empat pemain putra tetapi tidak memiliki pemain putri sehingga mereka tidak bisa ikut karena setiap tim minimal harus menyertakan enam pemain yaitu tiga putra dan tiga putri,” lanjutnya.

Ke-15 klub yang menyatakan tampil pada kejuaraan ini adalah PTMSI Kabupaten Temannggung, Stikes Surabaya, PTMSI Surabaya, Hi-Ace Surabaya, Yasma Semarang, Jaya Mandiri Semarang, Sumber Alam Purworejo, Bengawan Solo, Ancol Barat Jakarta, PTMSI Sragen, Sukun Kudus, PTMSI Karanganyar, dan lain sebagainya.

Kejuaraan ini dibagi dalam enam kelompok umur yaitu usia dini (di bawah 10 tahun), pemula (di bawah 12 tahun), kadet (di bawah 15 tahun) junior (di bawah 18 tahun), remaja (di bawah 21 tahun), dan umum (bebas).

Setiap kelompok umur memainkan pertandingan nomor beregu yang terdiri dari partai tunggal putr, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. “Tunggal putra dan putri tidak boleh main di ganda campuran tetapi boleh merangkap di ganda putra dan ganda putri,” kata Edi Pramudji dari Pengprov PTMSI Jawa Tengah.

Pada kejuaraan ini bakal memperebutkan total hadiah Rp62,5 juta. “Tidak ada juara bersama untuk urutan ketiga tetapi mereka tetap dimainkan untuk memperebutkan juara tiga di masing-masing kelompok usia,” katanya.

Sistem pertandingan yang dimainkan, kata dia, adalah setengah kompetisi untuk kelompok usia dini karena hanya diikuti lima tim kemudian untuk pemula dibagi dalam dua grup karena pesertanya 10 tim sedangkan babak selanjutnya akan memakai sistem gugur sampai babak final.

Pada kejuaraan yang sama 2013 keluar sebagai juara umum adalah klub Sukun Kudus, sedangkan juara kedua adalah PTMSI Surabaya sedangkan juara ketiga adalah Hi-Ace Surabaya. Tim Sukun, kata dia, akan ikut semua kelompok umur sehingga minimal harus menyiapkan pemain sebanyak 48 orang. (bas/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Kirab Rajab, Warga Berebut Gunungan

KENDAL- Ratusan warga Desa Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan tumplek blek di Makam Astana Kuntul Nglayang desa setempat. Mereka berdesak-desakkan untuk merebutkan gunungan ...

Puasa, Puluhan Polisi Gelar Aksi Bersih Masjid

UNGARAN–Memaknai bulan Ramadan penuh berkah, puluhan anggota dari Polres Semarang menggelar aksi bersih-bersih masjid, Jumat (9/6) kemarin, pukul 08.00. Kali ini, masjid yang dibersihkan...

Pengemudi Jazz Buang Sabu di Gubernuran

SIMPANG LIMA - Kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu, dua pengemudi mobil mewah terjaring operasi rutin (Opstin) yang digelar oleh tim gabungan Polrestabes Semarang di...

Longsor Putus Jalan Desa

MUNGKID-- Intensitas hujan yang masih sangat tinggi membuat Kali Progo di wilayah Kabupaten Magelang meluap. Air bahkan sempat merendam sebagian Dusun Sampang Desa Gondangrejo...

More Articles Like This

- Advertisement -