TLOGOSARI KULON – Seorang karyawan Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dwi Prasetyo, 35, warga Tegalrejo RT 5 RW 3, Bawen, tewas tersengat listrik bertegangan tinggi saat hendak memasang genset di depan Laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi Jateng di Jalan Soekarno Hatta No 185, Pedurungan, Semarang, Selasa siang (11/11).

Selain mengakibatkan korban tewas di lokasi kejadian, kecelakaan kerja tersebut mengakibatkan dua korban lain mengalami luka bakar. Masing-masing Pamilih S, 34, yang juga karyawan DPU, dan Feri Ardiansyah, 23, warga Panda Timur III/63 Semarang. Keduanya mengalami luka bakar di tangan, kaki, dan di bagian kepala.

Informasi yang dihimpun Radar Semarang menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.15. Saat itu, dua karyawan DPU, Dwi dan Pamilih, bermaksud memasang genset milik Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Jateng, menggunakan mobil crane.

”Posisi tempat genset itu berdekatan dengan kabel listrik bertegangan tinggi,” kata saksi, seorang satpam, Charis Fauzi, 37, warga Genuksari RT 3 RW 4 Genuk, Semarang, saat dimintai keterangan petugas kepolisian, kemarin.

Ketika sedang menurunkan atau memasang genset menggunakan alat bantu mobil crane, tiba-tiba tali atau sling di mobil crane tersebut menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi. ”Seketika dua korban (Dwi dan Pamilih, Red) tersengat listrik,” ungkapnya.

Dua korban sempat berteriak minta tolong. Secara kebetulan, remaja bernama Feri Ardiansyah, melintas di dekat lokasi kejadian. Ia bermaksud menolong dua korban tersebut. Namun celaka, Feri justru ikut tersengat listrik bertegangan tinggi tersebut. Ketiganya mengalami luka bakar. ”Korban Dwi meninggal di lokasi kejadian,” katanya.

Sontak, kejadian itu menggemparkan warga di sekitar lokasi. Dua korban yang sebagian tubuhnya terbakar, berhasil ditolong warga, dan dilarikan di RS Panti Wilasa Citarum untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan korban Dwi meninggal di lokasi kejadian dalam kondisi tubuh gosong terbakar.

Tak berselang lama, tim dari Polsek Pedurungan tiba di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi, dan olah tempat kejadian perkara (TKP). ”Diduga, korban kurang hati-hati dan tidak menyadari kalau ada kabel listrik bertegangan tinggi,” ujar salah seorang petugas.

Jenazah korban akhirnya dibawa ke kamar mayat RSUP dr Kariadi untuk dilakukan proses lebih lanjut. Hingga petang kemarin, petugas masih menyelidiki kasus kecelakaan kerja yang menelan korban jiwa tersebut. (mg5/aro/ce1)