Koramil Dapat 800 Paku

110
PATUT DI CONTOH : Pasiter Kapten Kav Karmadi memimpin pencabutan paku di pohon yang berada di tepi Jalan Kiai Singkil, Kota Demak, kemarin. (Wahib pribadi/radar semarang)
 PATUT DI CONTOH : Pasiter Kapten Kav Karmadi memimpin pencabutan paku di pohon yang berada di tepi Jalan Kiai Singkil, Kota Demak, kemarin. (Wahib pribadi/radar semarang)

PATUT DI CONTOH : Pasiter Kapten Kav Karmadi memimpin pencabutan paku di pohon yang berada di tepi Jalan Kiai Singkil, Kota Demak, kemarin. (Wahib pribadi/radar semarang)

DEMAK – Kodim 0716 Demak mengerahkan ratusan personel TNI untuk mencabut ribuan paku yang tertancap di pepohonan. Sasarannya, pohon di tepi jalan Kota Demak serta di sepanjang pantura. Aksi cabut paku ini juga secara serentak diikuti seluruh jajaran Koramil yang membawahi wilayah Kecamatan.

Dandim 0716 Demak, Letkol Inf Ary Ariyanto melalui Pasiter Kapten Kav Karmadi mengatakan, gerakan cabut paku ini dilakukan sesuai dengan instruksi Gubernur Jateng sebelumnya. Instruksi itu kemudian di tindaklanjuti Pemkab serta instansi terkait lainnya, termasuk Kodim 0716 Demak. Menurutnya, adanya paku di pohon tersebut dapat mengganggu tumbuh kembang pepohonan itu sendiri. Lama kelamaan pohon bisa mati karena ‘tetanus’ akibat banyak paku yang ditancapkan. “Kita melihat banyak poster-poster iklan di pasang di pohon dengan cara di paku. Padahal, pohon itu di tanam dengan susah payah serta membutuhkan puluhan tahun untuk menjadi besar. Saat sudah besar justru di paku,” katanya.

Karena itu, masyarakat di imbau tidak memaku pohon dengen seenaknya lagi. Sebab, dengan menyakiti pohon, itu berarti juga mengancam kehidupan manusia. “Untuk mencabut paku ini kita juga libatkan masyarakat sekitar. Perlu di ketahui, bahwa banyaknya pohon bermanfaat untuk kebutuhan oksigen. Dengan oksigen kita bisa bernafas untuk hidup. Selain itu, pohon juga bisa menyerap radikal bebas utamanya polusi udara,” ujar Kapten Kav Karmadi. Menurutnya, setiap pohon rata-rata tertancap lebih dari lima paku.

Terpisah, Danramil Karangtengah, Kapten Kav Nahrunsyah Pasaribu menambahkan, pihaknya menerjunkan 18 personel untuk membersihkan paku di pohon sepanjang jalan raya Pantura Demak, utamanya antara Desa Batu hingga Desa Pulosari, Kecamatan Karangtengah. Hasilnya, sekitar 800 paku di cabut. “Ada paku biasa serta paku payung,” katanya.

Dia menuturkan, pepohonan tersebut digunakan warga untuk memasang poster. Misalnya saja, untuk tulisan tambal ban, warung dan lainnya. Menurutnya, untuk tulisan yang di paku di depan tambal ban atau warung, pemilik di imbau untuk mencabutnya. “Ini demi kelestarian alam lingkungan kita. Jika tidak, pohon bisa mati,” ujar dia.

Dalam penyisiran sepanjang jalan raya itu, banyak paku yang di tancapkan di pohon terlalu dalam. Akibatnya, petugas TNI agak kesulitan mencabutnya karena hanya mengandalkan alat linggis. “Untuk aksi cabut paku selanjutnya akan kita pantau dan berharap masyarakat bisa turut untuk mencabut paku-paku tersebut,” katanya. (hib/ric)