Irwan P Cahyono. (ISMU P/RADAR SEMARANG)
Irwan P Cahyono. (ISMU P/RADAR SEMARANG)
Irwan P Cahyono. (ISMU P/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kota Semarang dituntut lebih mandiri dalam sarana dan pra sarana olahraga. Saatnya, Kota Lumpia lepas dari ketergantungan dari sarana olahraga milik Jateng. Waktunya pula, memiliki sebuah desain pembinaan yang lebih berkualitas dan terukur agar lebih berprestasi.

“KONI Kota Semarang beberapa waktu lalu berkunjung ke KONI Kota Bandung. Di sana, kami melihat fasilitas olahraga yang sangat komplet. Itulah yang membuat olahraga Bandung dan Jabar lebih berprestasi. Kesimpulan kami, sarana dan pra sarana adalah hal mutlak untuk meningkatkan prestasi,” kata Wakil Ketua Umum II KONI Kota Semarang Irwan Cahyono, kemarin.

Menurutnya, selama ini Semarang sangat bergantung pada sarana latihan yang ada di Kompleks Jatidiri. Padahal, itu semua milik Pemprov Jateng, sehingga latihan yang dijalani atlet tak bisa maksimal karena harus melihat jadwal Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Jateng.

Bandung, lanjut mantan Ketua Umum Perkemi Semarang itu, memiliki 15 sarana olahraga baik berupa gedung dan lapangan. Dan semuanya tertata dengan baik. Hal itulah yang membuat KONI Semarang iri dengan semua fasilitas yang dimiliki Kota Kembang itu. Padahal besaran dana bantuan olahraga yang diberikan Pemkot Bandung hampir sama dengan Semarang. ”Mekanisme pembinaan sama seperti pemberian intensif. Bahkan, bonus Porprov atlet Rp 30 juta. Hanya saja, pembangunan fasilitas itu lepas dari dana hibah tersebut. Dan pemerintah di sana (Bandung, Red) sangat mendukung prestasi olahraga dengan memberi sarana yang memadai,” lanjutnya.

Irwan yakin jika Kota Semarang memiliki fasilitas yang memadai bisa lebih berprestasi. Persaingan atlet Semarang, ujar dia, sekarang ini tidak lagi di level Jateng. ”Persaingan sudah pada tingkat nasional. Bahkan, jika didukung dengan sarana yang baik bisa pada level Asia Tenggara. Karena itu, kami mendesak Pemkot Semarang segera mewujudkan angan-angan insan olahraga,” kata Irwan. (bas/smu)