SEPAK BOLA GAJAH: PSIS ketika melakoni laga tandang versus PSS Sleman lalu.

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

Radar Semarang
Radar Semarang

SEMARANG – PSIS akan memenuhi panggilan kedua dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Kamis (6/11) mendatang. Panggilan tersebut terkait investigasi lanjutan buntut dari laga sepakbola gajah yang mereka lakoni bersama PSS Sleman beberapa waktu lalu.

Tak tanggung-tanggung, kali ini Komdis yang dipimpin oleh Hinca Panjaitan akan langsung memanggil seluruh pemain dan official tim yang tercantum dalam daftar susunan pemain (DSP) laga PSS versus PSIS yang digelar di Stadion Sasana Krida AAU, Sleman 26 Oktober lalu. “Jadi Rabu (5/11) besok PSS Sleman dulu yang dipanggil, baru setelah itu Kamis (6/11) kami yang akan memenuhi panggilan untuk diadakannya investigasi lanjutan,” kata General Manajer PSIS, Kairul Anwar kemarin.

Jika mengacu pada DSP pertandingan, berarti total akan ada 11 pemain starter, tujuh pemain cadangan serta enam official tim PSIS yang akanberangkat ke Jakarta untuk dimintai keterangan dari Komdis tersebut.

Pemanggilan dari Komdis tersebut merupakan pemanggilan kedua yang harus diterima oleh tim Mahesa Jenar. Sebelumnya beberapa perwakilan pemain, serta manajemen PSIS juga telah memenuhi panggilan Komdis yang berbuah sanksi diskualifikasi dari kompetisi kemarin.

Prinsipnya, kata Kairul, segenap pemain serta official tim yang dipanggil oleh Komdis besok tetap akan bersikap kooperatif serta siap membeberkan kejadian sebenarnya yang terjadi dalam drama
sepakbola gajah kemarin.“Tidak ada yang kami tutup-tutupi, kami akan membeberkan kejadian yang terjadi sebenar-benarnya saat dimintai keterangan oleh Komdis besok,” sambungnya.“Selain itu manajemen pastinya juga tetap melakukan segala upaya untuk banding termasuk usaha untuk melakukan langkah hukum meski hanya bersifat normatif,” lanjut pria yang juga berprofesi sebagai pengacara tersebut.

Terkait pemanggilan kedua oleh Komdis tersebut, ditemui terpisah, Ketua Asprov PSSI Jateng, Johar Lin Eng mengatakan, Komdis diharapkan bisa lebih bijak dalam menelurkan keputusan terutama soal sanksi
kepada kedua tim.

Menurut Johar, larangan melakukan banding yang kemarin dikeluarkan oleh Komdis juga harus segera dicabut karena dinilai justru akan mengebiri klub. “Karena klub dan person pemain berhak
untuk mencari keadilan. Selain itu dalam kode disiplin 2011 disebutkan ada beberapa perkara yang tidak boleh banding yaitu denda Rp 30 juta kebawah dan larangan bermain selama dua kali, sudah itu saja yang tidak boleh disbanding,” tegasnya. (bas/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Anjal Ditampung Bareng Orang Gila

SEMARANG – Panti Rehabilitasi Sosial (Rehabsos) Among Jiwo yang selama ini digunakan untuk menampung para pengemis, gelandangan, dan orang-orang telantar (PGOT) serta anak...

Lestarikan Geguritan

RADARSEMARANG.COM, EKSPRESIF - Salah seorang peserta lomba Maos lan Nyerat Geguritan saat tampil membacakan puisi berbahasa Jawa di halaman kantor Gubernur Jateng, Sabtu (1/9)....

Hobi Menyanyi hingga Dirikan Band

Hobi menyanyi yang dimiliki Dodik berbuah karya karena selain dirinya mampu menghilangkan penat melalui lagu, dia juga berhasil mendirikan sebuah band yang dinamakan Law...

Pilih Magelang Sebagai Kandang

SEMARANG – PSIS Semarang akan menggunakan Stadion Moch Soebroto Magelang untuk menggelar laga kandang sekaligus laga terakhir di babak 16 besar menjamu Persibat Batang...

More Articles Like This

- Advertisement -