Terjun ke Sungai, Bandar Sabu Tewas

145

SEMARANG UTARA – Seorang pria diduga bandar sabu, bernasib tragis. Dia tewas setelah terjun ke sungai saat dikejar oleh tim Satuan Reserse Narkotika dan Obat Berbahaya Polrestabes Semarang. Pria tersebut diketahui bernama Mulyadi, 34, warga Gang Armada II RT 05 RW 09, Tanjung Mas, Semarang Utara.

Informasi yang dihimpun Radar Semarang, insiden maut tersebut terjadi Minggu (2/11) sekitar pukul 16.00. Saat itu, Mulyadi berusaha kabur hingga nekat menceburkan diri ke Sungai Kali Baru, Semarang Utara. Diduga, dia tewas kehabisan napas di sungai berlumpur saat berusaha bersembunyi dengan menyelam ke dalam sungai tersebut.

”Mulyadi tewas karena kebanyakan menghirup air bercampur lumpur. Hasil pemeriksaan dokter menyebutkan, paru-paru Mulyadi penuh dengan lumpur. Kami belum tahu penyebab lain, pihak keluarganya juga tidak berkenan jenazah Mulyadi diotopsi,” ungkap Kapolrestabes Semarang Kombes Djihartono melalui Kasat Resnarkoba, AKBP Juli Agung Pramono, Senin (3/11).

Dikatakannya, Mulyadi meninggal saat dalam perawatan medis di RS Pantiwilasa. Sebelumnya, tim kepolisian telah berusaha melakukan pertolongan dengan cara menyodorkan bambu panjang di sungai lokasi kejadian. Justru Mulyadi ketakutan dan menghindar. Ia memilih bersembunyi dengan cara menyelam di dalam air berlumpur. ”Dua petugas kami sempat terjun ke sungai tersebut melakukan pertolongan,” kata Juli.

Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya menduga, Mulyadi dalam kondisi ketakutan karena pengaruh sabu-sabu yang dikonsumsi. ”Sehingga ia berbuat nekat. Sepertinya bukan hendak kabur, tapi memang ketakutan,” ungkapnya.

Mulyadi sendiri sejak Jumat (31/10) lalu telah ditetapkan sebagai target operasi. Dia diduga mempunyai wilayah edar sabu-sabu di wilayah Semarang Utara. Pihak petugas telah mengintai gerak-geriknya sejak Minggu (2/11) sekitar pukul 15.30. ”Mulyadi diketahui sedang melintas di kawasan Tanjung Emas, lalu nongkrong,” imbuhnya.

Melihat kedatangan petugas, Mulyadi kabur dengan tancap gas mengendarai motor Suzuki Smash miliknya. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran dengan petugas, hingga akhirnya Mulyadi melarikan diri ke sekitar Sungai Kali Baru Semarang Utara. ”Motornya ditinggal di pinggir jalan. Barang bukti 1 gram sabu juga dibuang di sekitar lokasi. Dia kemudian terjun ke sungai,” ungkap Juli.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan sebuah parang bergerigi di dalam jog motor milik Mulyadi. Sedangkan sabu 1 gram di dekat roda motor belakang. ”Kami masih melakukan pengembangan. Belum diketahui parang tersebut digunakan untuk apa. Termasuk barang sabu tersebut didapat dari mana,” katanya. (mg5/ida/ce1)