MERIAHKAN PAMERAN : Penampilan salah satu band saat penutupan Semarang Tourism and Craft Expo 2014 di Java Mall, Minggu (2/11) kemarin. (ADENNYAR W/RADAR SEMARANG)
 MERIAHKAN PAMERAN : Penampilan salah satu band saat penutupan Semarang Tourism and Craft Expo 2014 di Java Mall, Minggu (2/11) kemarin. (ADENNYAR W/RADAR SEMARANG)

MERIAHKAN PAMERAN : Penampilan salah satu band saat penutupan Semarang Tourism and Craft Expo 2014 di Java Mall, Minggu (2/11) kemarin. (ADENNYAR W/RADAR SEMARANG)

JOMBLANG-Perhelatan akbar Semarang Tourism and Craft Expo 2014 yang diselanggarakan di Java Mal, 30 Oktober – 2 November akhirnya resmi ditutup Minggu (2/11) kemarin. Beberapa stand membukukan target transaksi yang cukup positif.

Jansen Ginting, salah satu peserta pameran dari Kabupaten Sumba Timur menilai animo masyarakat dalam pameran kali ini sangat bagus. “Kami memperkenalkan kerajinan tenun ikat dari daerah kami. Ternyata animo masyarakat sangat tinggi,” katanya kepada Radar Semarang.

Karena itu, dirinya berharap agar pemeran serupa bisa diselanggarakan lagi. Pihaknya telah membukukan omzet pendapatan dari cukup besar. “Semula kami hanya berharap, kerajinan kami bisa dikenal masyarakat luas. Kami bersyukur, ternyata kain tenun kami laku keras,” tandasnya.

Sama halnya dengan Riswoyo Hati, penjaga stan kerajinan asal Rembang yang berharap acara yang sama bisa kembali dihelat. “Batik Rembang, banyak diminati. Kami berharap, ada pameran yang digelar di Semarang lagi,” timpalnya.

Sementara itu, Ida Melati, pantia acara mengungkapkan jika tujuan pameran memang untuk memperkenalkan beragam produk kreatif di Indonesia. Terbukti, banyak diminati oleh penduduk lokal maupun wisatawan asing.

“Produk dari Indonesia tidak kalah jika bersaing di pasar internasional. Buktinya, dari beragam pameran, banyak investor asing yang datang untuk membeli kerajianan yang dipamerkan,” paparnya.

Pihaknya bersyukur, target transaksi yang dididapatkan bisa dibilang cukup besar. “Kami menargetkan Rp 1 miliar pada hari terakhir ini. Kami bersyukur, target tersebut sudah terpenuhi. Bahkan lebih,” ujarnya.

Dirinya berjanji, ke depan akan kembali mengadakan pameran serupa dengan jumlah peserta dan stand yang lebih banyak. Kami upayakan mencakup berbagai daerah yang ada di Indonesia.

Sementara itu, Semarang Tourism and Craft Expo 2014 ditutup dengan berbagai hiburan yang menarik, seperti band-band lokal asal Semarang yang menghibur para pengunjung. (den/ida)