SEMARANG-Potensi pasar dan peluang bisnis otomotif masih akan terus berkembang di wilayah Jateng-DIJ. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi Jateng-DIJ yang berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional.

“Secara nasional, pendapatan perkapita Indonesia terus berkembang. Kebutuhan kendaraan untuk bisnis (mobility) dan lifestyle masih akan terus meningkat,” kata Vice President Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Jakarta, Soeparno Djasmin, yang didampingi managing Director PT TAM, Rahmat Samulo dan Managing Director Nasmoco Group, Fatrijanto usai peresmian dealer Nasmoco Siliwangi Semarang, kemarin (29/10).

Menurutnya, perekonomian di Kota Semarang dan sekitarnya didukung oleh perindustrian dan perdagangan yang bergerak positif. Sedangkan Solo dan Jogjakarta didukung dengan pariwisata dan batiknya. “Saya rasa hampir semua merek otomotif memiliki cara pandang yang sama dalam menganalisis pertumbuhan ekonomi Jateng dan DIJ, akan banyak merek-merek baru yang masuk ke Jateng,” tandasnya.

Kendati begitu, diakuinya, pertumbuhan pasar mobil secara nasional pada 2014 hanya berkisar 2 persen. Sedangkan market ritel hanya tumbuh 900 ribu, kurang dari 2 persen di banding tahun sebelumnya. Namun pihaknya belum bisa memprediksi market pada 2015.

“Saat ini, masih melihat-lihat kondisi market, semenjak terbentuknya kabinet baru Jokowi-JK. Namun kami tetap optimistis market akan membaik, dengan komitmen presiden baru dalam pembangunan infrastruktur,” tuturnya.

Kendati begitu, imbuhnya, Toyota yang selama ini menjadi market leader terus terus meningkatkan pelayanan. Di antaranya, dengan membuka outlet baru di Kota Semarang. “Sebenarnya ada 4 outlet yang kami resmikan saat ini, yakni Nasmoco Siliwangi Semarang, Pusat Layanan Dyna Kaligawe Semarang, Nasmoco Majapahit Semarang dan Nasmoco Ringroad Solo. Kehadiran empat outlet ini untuk melengkapi kenyamanan para customer,” timpal Fatrijanto.

Rahmat Samulo menambahkan, pada 2015 mendatang masih akan menambah 10 outlet baru di kota-kota besar di Indonesia. Investasi masing-masing outlet rata-rata sekitar Rp 50 juta. “Pembukaan outlet baru ini bukan karena banyak merek yang masuk ke Jateng, melainkan sudah menjadi plan atau rencana masa depan Toyota untuk meningkatkan pelayanan dan lebi dekat dengan masyarakat,” tandas Rahmat.

Saat ini, imbuhnya, sudah ada 271 outlet Toyota yang tersebar di seluruh kota-kota besar di Indonesia. Masing-masing outlet tidak hanya penjualan, tapi juga memberikan layanan purna jual, servis, maupun body painting. “Tujuannya memperbanyak outlet untuk memberikan pelayanan, ketenangan dan kemudahan bagi konsumen. Kami punya komitmen besar untuk masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, tambah Fatrijanto, Dealer Toyota Siliwangi merupakan Flagship Toyota Dealer pertama di Indonesia. Ini sebagai simbol dan layanan terbaik bagi Toyota, karena menampilkan kendaraan go green yang irit bahan bakar. Di antaranya memamerkan Prius, Yaris LED dan Agya Simulator. “Ini adalah ruang Toyota Premium Gallery yang akan memberikan pelayanan para pelanggan premium yang hendak membeli Toyota Land Cruiser, Alphard, Toyota 86, camry, Corolla Altis dan NAV1,” imbuhnya. (ida)