Dresscode Putih,

287
SAMPAIKAN UNEG-UNEG: Acara gathering Radar Semarang dan Radar Kedu yang digelar di Agrowisata Salib Putih Salatiga kemarin. (NUR CHAMIM/RADAR SEMARANG)
SAMPAIKAN UNEG-UNEG: Acara gathering Radar Semarang dan Radar Kedu yang digelar di Agrowisata Salib Putih Salatiga kemarin. (NUR CHAMIM/RADAR SEMARANG)
SAMPAIKAN UNEG-UNEG: Acara gathering Radar Semarang dan Radar Kedu yang digelar di Agrowisata Salib Putih Salatiga kemarin. (NUR CHAMIM/RADAR SEMARANG)

SALATIGA – Manajemen bersama seluruh karyawan Jawa Pos Radar Semarang dan Radar Kedu selama dua hari (29-30/10) kemarin, mengadakan acara gathering di kawasan Agrowisata Salib Putih, Salatiga. Selain untuk menyegarkan pikiran, mengakrabkan antarkaryawan dan manajemen, dalam pertemuan ini juga dibahas proyeksi 2015 mendatang.

Dalam acara gathering, peserta diajak menikmati keasrian kompleks agrowisata seluas 90 hektare tersebut. Mulai dari karaoke di alam terbuka, berkeliling perkebunan kopi, cara memilih biji kopi hingga cara menyeduh kopi yang tepat untuk mendapatkan rasa yang nikmat.

Meski tidak ada outbond seperti tahun-tahun sebelumnya, gathering kali ini tetap terasa meriah dan akrab. Terlebih saat momen foto bersama. Selain fotografer, peserta gathering juga antusias memberi arahan gaya.

”Ayo, teriak bareng, bunnnnn…….cisss,” ujar fotografer, Nur Chamim, yang baru dua bulan bergabung dengan Radar Semarang.
Yang menarik, saat gathering itu, semua peserta mengenakan dresscode warna putih layaknya kabinet Jokowi-JK. ”Ya, sekarang memang lagi demam warna putih. Tapi, yang pasti, tahun 2015, Radar Semarang masih menggelorakan semangat kerja-kerja-kerja,” kata Yuni Ekowati, ketua panitia gathering.

Direktur Radar Semarang Abdul Aziz berharap para karyawan untuk lebih meningkatkan kinerja. Apalagi persaingan media di Jateng khususnya di Kota Semarang saat ini semakin ketat. ”Untuk tim redaksi, sajikan pemberitaan yang lebih aktual dan menarik. Kita harus menjadi koran terdepan,” ujarnya.

Untuk meningkatkan kinerja para karyawan, Aziz menjanjikan akan memberangkatkan umrah bagi karyawan terbaik tahun depan. “Siap-siap saja, para manajer dan karyawan berprestasi akan menerima reward berangkat umrah ke tanah suci,” katanya.
Pada kesempatan itu, seluruh karyawan juga berdoa bersama untuk kesembuhan M. Nur Wahidi dan Eko Wahyu Budiyanto yang saat ini terbaring sakit di RS Tugurejo dan RSUP dr Kariadi Semarang. (dna/aro/ce1)