Razia Siswa Diwarnai Kejar-kejaran

118

SEMARANG – Sebanyak empat pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) terjaring razia Satpol PP Kota Semarang, Selasa (28/10) kemarin. Dari empat siswa yang tertangkap, dua di antara pelajar dari Demak.

Diketahui, dua pelajar dari Demak yang terjaring razia di lokasi Pantai Marina. Sedangkan dua pelajar lainnya dari Kota Semarang yang asyik bermain game online di warnet daerah Tlogosari.

Saat melakukan razia di kawasan Marina, petugas satpol PP sempat saling kejar-kejaran dengan para siswa yang mengetahui kedatangan petugas. ”Mereka lari tunggang langgang saat mengetahui kedatangan petugas satpol PP. Ada sekitar 12 pelajar yang kabur. Yang tertangkap hanya dua pelajar dari daerah Demak. Sedangkan dua pelajar dari dalam Kota Semarang ditangkap di dalam warnet,” ungkap Kasat Transtibunmas Satpol PP Kota Semarang, Kusnandir kepada Radar Semarang, Selasa (28/10) kemarin.

Menurut Kusnandir, razia dilakukan karena adanya aduan dari masyarakat. Banyak pelajar yang berkeliaran di tempat tersebut saat masih jam pelajaran sekolah. Razia awal ini masih bersifat sok terapi. Ke depannya, pihak satpol PP akan melakukan razia rutin pada tempat-tampat tertentu seperti mal dan warnet.

”Pelajar yang tertangkap razia, kami bawa ke Mako Satpol PP untuk pendataan dan pembinaan. Selain itu, pihak Satpol PP juga akan memberikan surat kepada kepala sekolah, orang tua dan Dinas Pendidikan (Disdik),” terangnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Semarang, Endro P Martantono mengakui razia dilakukan untuk penegakan perda nomor 1 tahun 2007 tentang penyelenggaraan pendidikan. ”Perda akan kami jalankan secara rutin. Nantinya kami akan melakukan razia pada tempat-tempat tertentu seperti mal, warnet ataupun tempat lainnya. Razia ini kami fokuskan pada siswa yang sering berkeliaran pada jam-jam sekolah,” tegasnya.

Salah seorang siswa yang terjaring razia, Renaldi, 17, mengakui baru kali ini tertangkap razia Satpol PP. ”Baru pertama kali ini main game ke sini. Lain kali tidak akan mengulangi kesalahan lagi,” pungkasnya. (mg9/ida/ce1)