Jangan Sampai Psikis Pemain Terganggu

110
FOKUS: Para pemain PSIS konsentrasi berlatih sore kemarin, untuk persiapan menghadapi semi final yang berlangsung 12 November di Sidoarjo. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
 FOKUS: Para pemain PSIS konsentrasi berlatih sore kemarin, untuk persiapan menghadapi semi final yang berlangsung 12 November di Sidoarjo. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

FOKUS: Para pemain PSIS konsentrasi berlatih sore kemarin, untuk persiapan menghadapi semi final yang berlangsung 12 November di Sidoarjo. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – PSIS saat ini memang tengah dihantam ujian berat. Pasca insiden sepak bola dagelan di laga terakhir babak 8 Besar Divisi Utama versus PSS Sleman, Minggu (26/10), selain harus menghadapi sanksi Komdis, skuad Mahesa Jenar juga banyak dicibir masyarakat, terutama di media sosial.

Tadi malam, tiga pemain PSIS yaitu kiper Catur Adi Nugroho, serta dua gelandang Komaedi dan Fadli Manna didampingi pelatih Eko Riyadi, serta CEO PT Mahesa Jenar Semarang (MJS) Alamsyah Satyanegara Sukawijaya, General Manajer Kairul Anwar dan Manajer Wahyu ‘Liluk’ Winarto memenuhi panggilan Komdis PSSI di Jakarta.

Namun di Semarang, persiapan tim tetap harus berjalan. Dipimpin asisten pelatih, Dwi ‘londo’ Setiawan, sore kemarin Ronald Fagundez dkk tetap menjalani latihan rutin di Stadion Jatidiri Semarang.

Dari sisi teknis, tim Mahesa Jenar tetap menyiapkan tim sebaik mungkin untuk tampil di babak semifinal kompetisi kasta kedua di Indonesia itu. ”Anak-anak cukup profesional, mereka tidak boleh terpengaruh dengan insiden kemarin. Soal sanksi, biar menjadi tanggungjawab manajemen, kita akan konsentrasi secara teknis menghadapi semi final,” kata Londo kemarin.

Ya, PSIS memang telah melangkah ke semi final. Satu step lagi, target lolos ke ISL akan tercapai. Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho ditemui di tempat yang sama kemarin mengatakan, pihaknya tak ingin konentrasi ke laga semi final terganggu. “Yang sudah terjadi biarlah terjadi, saat ini kami hanya perlu untuk fokus menatap babak selanjutnya yang juga lebih penting. Para pemain juga telah membuktikan profesionalitas mereka,” tegas Agung.

Semi Final di Sidoarjo
Sementara terkait dengan babak semifinal, CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono telah memastikan Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, menjadi venue pertandingan semi final dan final Divisi Utama. Terkait waktu pelaksanaan, semi final Divisi Utama akan dihelat pada 12 November 2014. Sedangkan, laga final akan digelar tiga hari setelahnya yaitu pada 15 November 2014 di tempat yang sama.

Pemilihan tanggal serta tempat dilaksanakannya pertandingan semifinal dan final Divisi Utama tak terlepas dari agenda timnas Indonesia senior. Seperti diketahui, pada 11 dan 14 November 2014 nanti, timnas akan beruji coba dengan Timor Leste serta Suriah di Stadion GBK. (bas/smu)