LEPAS KKN : Pembantu Dekan III Unisfat, Khoirul Saleh didampingi Kepala Bappeda Demak, Tri Puji Lestari saat acara pelepasan mahasiswa KKN FAI Unisfat, kemarin. (Wahib pribadi/pekalongan pos)

LEPAS KKN : Pembantu Dekan III Unisfat, Khoirul Saleh didampingi Kepala Bappeda Demak, Tri Puji Lestari saat acara pelepasan mahasiswa KKN FAI Unisfat, kemarin. (Wahib pribadi/pekalongan pos)

DEMAK – Fakultas Agama Islam Universitas Sultan Fatah (FAI Unisfat) Demak menerjunkan sebanyak 70 mahasiswanya ke 7 desa di wilayah Kecamatan Karangtengah. Yakni, di Desa Karangsari, Rejosari, Pulosari, Karangtowo, Wonowoso, Wonokerto, dan Desa Wonoagung.

Para mahasiswa ini sedianya melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) selama 30 hari mendatang. Pembantu Dekan III, Khoirul Saleh mengungkapkan, mahasiswa tersebut akan memberdayakan masyarakat desa melalui pendampingan di lembaga pendidikan, keagamaan dan pemberdayaan life skill. “Berbagai potensi yang ada di masyarakat kita pacu supaya terus berkembang, termasuk pemberdayaan kelompok jamiyyah keagamaan,” terangnya di sela melepas mahasiswa KKN di ruang Bappeda Pemkab Demak, kemarin.

Menurutnya, kiprah mahasiswa KKN ini dinilai penting karena dapat membantu pengembangan desa dari berbagai aspek kehidupan. Kepala Bappeda Tri Puji Lestari mengatakan, wilayah Demak kerap menjadi jujukan berbagai perguruan tinggi (PT) sebagai lokasi KKN mahasiswa. “Di desa-desa mereka bisa mengabdikan diri pada masyarakat,” katanya. Dia menambahkan, wilayah Kecamatan Karangtengah dipilih sebagai lokasi KKN karena daerah tersebut masih perlu pembinaan yang intensif dari elemen masyarakat lainnya. “Warga disana perlu diberdayakan,” ujar dia. (hib/ric)