1.600 Taekwondoin Ikuti UKT

144
ATLET MASA DEPAN: Para atlet taekwondo Kota Semarang saat menjalani salah satu materi ujian yakni mematahkan papan kayu. (ISMU P/RADAR SEMARANG)
ATLET MASA DEPAN: Para atlet taekwondo Kota Semarang saat menjalani salah satu materi ujian yakni mematahkan papan kayu. (ISMU P/RADAR SEMARANG)
ATLET MASA DEPAN: Para atlet taekwondo Kota Semarang saat menjalani salah satu materi ujian yakni mematahkan papan kayu. (ISMU P/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Antusiasme warga Kota Semarang untuk menekuni olahraga taekwondo sungguh luar biasa. Ini terlihat dalam ujian kenaikan tingkat (UKT) yang digelar Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Semarang, Minggu (26/10) lalu, di GOR Satria, Semarang.

Wakil Ketua Pengkot TI Semarang Supriyanto didampingi Kabid UKT Parwoto mengatakan, UKT dilaksanakan antara tiga sampai empat kali dalam satu tahun secara serentak. Dalam UKT tersebut, diikuti sebanyak 1.600 taekwondoin, yang berasal dari 85 dojang di Semarang. Mereka berjuang untuk meraih sabukkuning sampai biru strip. Mereka diuji oleh 36 penguji. “Itu belum termasuk dojang-dojang yang menyelenggarakan UKT mandiri dengan seijin Pengkot TI. Animo masyarakat menekuni taekwondo memang luar biasa,” jelasnya.

Sebelum pelaksanaan UKT, dilakukan penyematan baju seragam secara simbolis kepada tiga penasihat Pengkot TI Semarang yakni Master Alex Harjanto, Jimy Yuwono dan Djoko Sisdhamin.

Supriyanto menambahkan, dalam waktu dekat Pengkot TI Semarang akan melakukan seleksi mempersiapkan tim untuk tampil di dua kejuaraan penting. Yakni Chandrawidjaja Cup dan Bupati Pati Cup, yang akan berlangsung November – Desember mendatang. (smu)