Tidak Kapok Main Futsal

190
M. HARIYANTO/RADAR SEMARANG
M. HARIYANTO/RADAR SEMARANG
M. HARIYANTO/RADAR SEMARANG

BAGI Aya Nikkinena, 17, futsal bagai candu. Meski pernah mengalami kejadian tragis, mengalami cedera kaki, dirinya tidak meras patah arang, tak membuatnya kapok. Justru semakin ketagihan. ”Engkel saya pernah geser. Ketika itu kaki saya ditendang oleh lawan saya dari belakang dan mengenai engkel. Lumayan parah, sampai harus istirahat dua bulan,” kata gadis yang masih duduk di bangku kelas 12 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 7 Semarang kepada Radar Semarang, Minggu, (26/10) kemarin.

Dirinya terus melakukan latihan rutin bersama teman-temannya dua kali dalam seminggu. Bahkan dukungan atau support dari keluarga membuat dirinya semakin percaya diri di tengah lapangan.

”Gak kapok. Malahan saya sering latihan dan main lagi. Paling suka di posisi bek atau gelandang. Beberapa waktu lalu juga mengikuti kejuaraan tingkat Jateng-DIJ dapat juara I. Orang tua juga menyemangati terus,” imbuhnya bahagia.

Selain hobi olahraga, dirinya juga memiliki kesibukan nyanyi di atas panggung. Gadis yang memiliki kebiasaan menyanyi sejak kecil hingga sekarang ini, juga membentuk kelompok musik yang semuanya anggotanya perempuan. ”Kalau aku suka di vokal. Uniknya, grup band saya semuanya cewek yang dibentuk sejak SMP. Jadi lebih seru,” ujarnya.

Meski memiliki kesibukan cukup padat, dirinya tetap pandai mengatur waktu untuk belajar. Menurutnya. hobi nyanyi hanya untuk aktivitas tambahan. Cita-cita mengejar ilmu merupakan tuntutan utama dalam berkarir. ”Band itu hanya untuk sampingan atau kebutuhan kedua. Terpenting rajin belajar dulu, supaya nantinya sukses dalam berkarir,” pungkas gadis kelahiran 27 Juni ini. (mg9/ida/ce1)