Buron Pemerkosa Anak Diringkus

259
CABUL : Nuryanto, 20 (pakai topeng) saat gelar perkara bersama Kapolres Kendal, AKBP Harryo Sugihhartono, Jumat (24/10) kemarin. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)
 CABUL : Nuryanto, 20 (pakai topeng) saat gelar perkara bersama Kapolres Kendal, AKBP Harryo Sugihhartono, Jumat (24/10) kemarin. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)

CABUL : Nuryanto, 20 (pakai topeng) saat gelar perkara bersama Kapolres Kendal, AKBP Harryo Sugihhartono, Jumat (24/10) kemarin. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)

KENDAL – Polres Kendal berhasil meringkus buronan pelaku pencabulan anak di bawah umur. Diketahui pelaku adalah Nuryanto, 20, warga Karangsari, Kendal. Ia diringkus setelah hidup dalam pelarian selama 15 bulan.

Kapolres Kendal, AKBP Harryo Sugihhartono menjelaskan jika Nuryanto adalah pelaku pencabulan terhadap UD, 15 dan RNK, 16 warga Patebon, Kendal. Kejadian itu dilakukannya bersama enam orang temannya. Pelaku lainnya adalah Muhamad Faris dan Krisno Widodo, keduanya sudah diadili di Pengadilan Negeri Kendal.

Empat pelaku lainnya adalah, Ainul, Udin, Kotib dan Suroso. Empat pelaku tersebut sampai saat ini masih dalam daftar pencarian orang (DPO) dan masih dalam pengejaran terhadap keberadaan empat orang tersebut. “Jadi tersangka (Nuryanto, red) beramai-ramai melakukan pemerkosaan terhadap dua anak di bawah umur. Pada saat kejadian Juli 2013 silam, tersangka melarikan diri ke Kalimantan. Akhir September lalu, kami dapatkan informasi telah kembali kemudian kami lakukan penangkapan,” kata Harryo, Jumat (24/10).

Harryo menceritakan kronologi kejadian, pada pukul 23.00 kedua korban bersama empat temannya laki-laki duduk-duduk di gardu area persawahan Kelurahan Kalibuntu Wetan, Kendal. Sesaat kemudian datang Nuryanto bersama enam temannya mengendarai sepeda motor.

Kemudian salah satu pelaku memukul salah satu teman lekaki kedua korban UD dan RNK. “Kemudian dibalas dan para rombongan pelaku berteriak dan mengeluarkan senjata tajam,” jelasnya.

Lantaran takut, empat teman UD dan RNK kabur melarikan diri. Sementara UD dan RNK di tinggal di gardu yang sepi tersebut. “Saat itulah kedua korban diperkosa secara bergiliran bersama tujuh orang. Korban UD diperkosa oleh lima pelaku salah satunya Nuryanto,” paparnya.

Atas tindakan bejatnya itu, Nuryanto oleh penyidik Polres Kendal dikenakan Pasal 81 dan atau 82 Undang-undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. “Pelaku juga kami jerat dengan Pasal 285 KUHP, ancaman pidana dua pasal tersebut maksimal 15 tahun penjara,” tambahnya.

Sementara Nuryanto mengaku alasan kabur lantaran ia takut jika sampai dipenjara. “Setelah kejadian pemerkosaan itu, saya kabur ke Kalimantan, tempat saudara saya,” katanya mengakui jika ia telah memerkosa UD. Nuryanto mengaku tidak mengetahui empat temannya. Sebab, ia selepas kejadian itu sudah tidak berkomunikasi lagi dengan empat temannya yang kini masih buron. “Saya tidak tahu, cuma yang saya dengar pada kabur ke Jakarta,” imbuhnya. (bud/ric)