SEMARANG BARAT – Ulah Mardi, 27, warga Jalan Madukoro Semarang Barat ini memang kurang ajar. Pemuda yang bekerja sebagai buruh serabutan itu nekat mengambil gambar perempuan berusia 33 tahun saat sedang mandi di rumah korban menggunakan kamera ponsel.

Celakanya, aksi konyol itu dipergoki korban yang spontan berteriak histeris. Terlapor yang mendengar teriakan tersebut langsung lari tunggang langgang menyelamatkan diri.

Korban yang merasa dilecehkan merasa malu hingga akhirnya melaporkan Mardi di Mapolrestabes Semarang, Selasa (21/10) sekitar pukul 09.30. Mardi dilaporkan atas dugaan tindak pidana pornografi seperti yang diatur Undang-Undang RI No 44 Tahun 2008.

”Terlapor ambil gambar dengan menggunakan kamera handphone,” ujar korban kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, kemarin.

Aksi tersebut dilakukan terlapor pada Selasa (14/10) sekitar pukul 08.00 di kamar mandi rumah korban. Entah dari mana datangnya terlapor, sehingga ia bisa mengintip melalui celah-celah di kamar mandi rumah korban.

Gerak-gerik terlapor dipergoki oleh korban, lalu korban berteriak histeris. Mendengar teriakan tersebut, terlapor melarikan diri. Korban sempat mengenali wajah pelaku.

Korban akhirnya melabrak Mardi di rumahnya untuk menanyakan perihal aksi yang membuatnya malu itu. Mardi sempat mengelak, namun setelah dicecar dengan berbagai pertanyaan, dia akhirnya mengakui perbuatannya. ”Saat saya temui di rumahnya, terlapor sudah mengakui,” ujarnya.

Akibat insiden tersebut, korban merasa mengalami kerugian berupa rasa resah dan malu. Hingga saat ini, kasus ini masih diselidiki oleh tim Reskrim Polrestabes Semarang. (mg5/ton/ce1)