32.1 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

Rekam Perempuan Mandi, Pemuda Dilaporkan Polisi

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

SEMARANG BARAT – Ulah Mardi, 27, warga Jalan Madukoro Semarang Barat ini memang kurang ajar. Pemuda yang bekerja sebagai buruh serabutan itu nekat mengambil gambar perempuan berusia 33 tahun saat sedang mandi di rumah korban menggunakan kamera ponsel.

Celakanya, aksi konyol itu dipergoki korban yang spontan berteriak histeris. Terlapor yang mendengar teriakan tersebut langsung lari tunggang langgang menyelamatkan diri.

Korban yang merasa dilecehkan merasa malu hingga akhirnya melaporkan Mardi di Mapolrestabes Semarang, Selasa (21/10) sekitar pukul 09.30. Mardi dilaporkan atas dugaan tindak pidana pornografi seperti yang diatur Undang-Undang RI No 44 Tahun 2008.

”Terlapor ambil gambar dengan menggunakan kamera handphone,” ujar korban kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, kemarin.

Aksi tersebut dilakukan terlapor pada Selasa (14/10) sekitar pukul 08.00 di kamar mandi rumah korban. Entah dari mana datangnya terlapor, sehingga ia bisa mengintip melalui celah-celah di kamar mandi rumah korban.

Gerak-gerik terlapor dipergoki oleh korban, lalu korban berteriak histeris. Mendengar teriakan tersebut, terlapor melarikan diri. Korban sempat mengenali wajah pelaku.

Korban akhirnya melabrak Mardi di rumahnya untuk menanyakan perihal aksi yang membuatnya malu itu. Mardi sempat mengelak, namun setelah dicecar dengan berbagai pertanyaan, dia akhirnya mengakui perbuatannya. ”Saat saya temui di rumahnya, terlapor sudah mengakui,” ujarnya.

Akibat insiden tersebut, korban merasa mengalami kerugian berupa rasa resah dan malu. Hingga saat ini, kasus ini masih diselidiki oleh tim Reskrim Polrestabes Semarang. (mg5/ton/ce1)

Berita sebelumyaPersiwa Hanya Boyong 11 Pemain
Berita berikutnyaSenyum Sapa Sabar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Banyak Siswa Tak Tahu Cita-citanya

DEMAK-Banyak siswa tingkat SMA tidak tahu apa yang dicita-citakannya. Kondisi ini cukup memprihatinkan. Sebab, tanpa tahu cita-citanya sendiri, akan berpengaruh terhadap konsentrasi mereka dalam...

Penjualan Rumah Premium Menurun

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Pasar properti terus mengalami penurunan. Kali ini, kelas premium menjadi salah satu segmen dengan penurunan yang cukup tinggi. Kepala Dewan Perwakilan Daerah Real Estate...

Meniti dari Bawah, Kian Tertantang

BAGI Natalie S Lukito, bekerja di bidang perhotelan adalah pilihan karirnya. Bagi perempuan kelahiran, Semarang 25 Desember 1985 ini, terhitung sudah 8 tahun lebih...

Sampai Jumpa di Jateng!

SIDOARJO – Pagelaran multievent Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I telah rampung di gelar di Jawa Timur 9-15 Desember 2014 kemarin. Sebanyak 131 nomor...

More Articles Like This

- Advertisement -