Wahib pribadi/pekalongan pos
Wahib pribadi/pekalongan pos
Wahib pribadi/pekalongan pos

KREATIF : Warga Desa Gemulak, Kecamatan Sayung Kabupaten Demak dilatih membuat Nata de Leri oleh para mahasiswa UNS kemarin. (Wahib pribadi/pekalongan pos)

DEMAK – Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melatih warga Desa Gemulak, Kecamatan Sayung agar lebih kreatif. Diantaranya dengan membantu pembuatan nata de coco dari bahan sisa cucian beras (leri).

Pelatihan keterampilan ini diperlukan supaya warga memiliki usaha sampingan yang memadai untuk menambah penghasilan. Sekretaris Jurusan Teknik Kimia UNS, Dr Margono ST MT menuturkan, keluarga dari latar belakang sangat miskin (KSM) perlu dibekali agar mereka lebih mandiri secara ekonomi. “Karena itu, membuat nata de coco dari leri beras ini bisa dilakukan siapa saja. Sebab, bahan dasarnya mudah di dapat. Kebanyakan nata de coco dibuat dari air kelapa. Bahan ini sudah dikuasai industri,” ujarnya didampingi Kepala Prodi D3 Teknik Kimia UNS, Mujtahid Kavessina, kemarin.

Pembina Program Keluarga Harapan (PKH), Muhamad Muzayyin mengatakan, pembuatan nata de coco dari leri beras ini menjadi terobosan baru dalam pendampingan masyarakat. “Kalau ini berhasil dan produknya bisa diterima pasar, kita yakin kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujarnya.

Koordinator Instruktur Pelatihan, Harianingsih mengungkapkan, bahan leri beras bisa diperoleh tiap hari saat memasak nasi. Bahkan, pembuatan nata ini bisa dilakukan sembari mengasuh anak. “Pelatihan ini diikuti 80 warga dan dibagi menjadi 8 kelompok,” katanya. (hib/ric)