BASKORO S/RADAR SEMARANG
BASKORO S/RADAR SEMARANG
BASKORO S/RADAR SEMARANG

OPTIMISTIS: PBVSI Jateng akan segera menggelar TC untuk para pemain hasil seleksi tim voli putri yunior Jateng yang akan disiapkan bertanding di Kejurnas akhir Otober mendatang. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jateng mulai menggelar pemusatan latihan untuk tim putra/putri yunior. Pemusatan latihan (TC) dilakukan di GOR Satria Semarang Senin (20/10) hingga Sabtu (25/10). Mereka disiapkan untuk tampil di Kejurnas Voli Yunior di Jakarta, akhir Oktober mendatang.

Agenda ini sekaligus seleksi pemain yang akan diterjunkan pada kejuaraan nasional voli yunior di Gresik, 27 Oktober – 2 November nanti. Sebanyak 18 pemain putra/putri dipanggil. ”Pemain hasil pemantauan pada kejuaraan provinsi yunior di Kabupaten Semarang beberapa waktu lalu. Nantinya tim putra dan putri diciutkan menjadi 12 pemain sesuai kuota yang diberikan. Pemain yang dipanggil adalah yang terbaik yang ada di Jateng,” tutur Sekretaris Umum PBVSI Jateng Purdianto.

Meskipun mepet, Purdianto optimistis dua tim Jateng itu mampu berbicara di Gresik nanti. Peluang terbesar ada di tim putri. Sebab, tiga mantan pemain tim PON Jateng yakni Rika Yuniar, Tyas Maharani, dan Kemuning Dyah masih memperkuat provinsi ini. Sesuai ketentuan, batasan tahun kelahiran pemain putri maksimal 1996 dan putra 1995.

Tim putri akan dibesut oleh Haris Gunarto. Adapun tim putra akan diarsiteki oleh Alexander G. Seluruh pemain, kata dia, akan intensif menjalani latihan mulai besok (hari ini-red). Purdianto berharap, semua pemain fokus menjalani training center (TC). Pelatih tim putri Haris Gunarto menandaskan, semua pemain mempunyai peluang yang sama masuk tim Jateng. ”Meski pernah memperkuat tim besar atau pun PON, bukan jaminan mendapat tempat di tim ini. Kami tentu melihat perkembangan pemain selama TC ini. Hanya yang terbaik yang bisa masuk di tim ini,” tutur pelatih yang pernah membesut tim yunior dan Porprov Kota Semarang tersebut.

Melihat materi yang ada, Haris cukup optimistis minimal menembus empat besar. Melihat jadwal yang ada, dia efektif menyeleksi pemain selama dua hari. Sedangkan sisanya untuk pematangan. ”Meski yunior, mereka adalah pemain berpengalaman. Tak akan menjadi kendala besar untuk menyatukan mereka,” pungkasnya. (bas/smu)