Sapu Bersih Sisa Laga

55
BASKORO S/RADAR SEMARANG
BASKORO S/RADAR SEMARANG
BASKORO S/RADAR SEMARANG

JAGA ASA: Skuad PSIS harus terus menjaga semangat dan tetap fight menatap laga lanjutan babak 8 Besar, kalau ingin sukses di semi final yang merupakan babak penentuan lolos tidaknya PSIS ke ISL mendatang. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – PSIS tetap fokus menatap dua sisa laga babak 8 Besar Divisi Utama, meski saat ini Fauzan Fajri dkk berada di atas angin. PSIS masih akan bertanding melawan Persiwa Wamena di Stadion Jatidiri Rabu (22/10) dan bertandang ke markas PSS Sleman yang menjaga laga pamungkas babak 8 Besar ini.

Menurut Manajer Tim PSIS Wahyu ‘Liluk’ Winarto saat ini timnya telah memasuki fase krusial dan menentukan langkah promosi ke Indonesia Super League (ISL). Soal sebagai juara grup atau runner-up, Liluk enggan terlalu memikirkan.

“Fokus kita saat ini menyelesaikan dua pertandingan 8 Besar yang masih tersisa yaitu menjamu Persiwa dan tandang versus PSS Sleman. Target kami tetap bisa menyapu bersih dua pertandingan itu dengan kemenangan. Soal nanti jadi juara grup atau runner-up tidak kita persoalkan, yang penting lolos semi final,” tegas Liluk.

Di dua sisa laga tersebut, kata Liluk, PSIS harus benar-benar fight. Dikatakan, tim diminta mampu menjaga semangat dan mental menang, agar bila masuk babak semi final nanti, semangat masih terjaga. “Jangan lalu meremehkan lawan, itu bahaya. Bisa terbawa di babak semi final nanti. Padahal babak semi final rencananya hanya dilangsungkan satu kali di tempat netral, tidak home and away,” jelasnya.

Sementara menjelang laga menjamu Persiwa Wamena mendatang saat ini PSIS belum mendapat kepastian apakah Persiwa akan bertolak ke Stadion Jatidiri atau kembali memilih WO. Seperti diketahui, di laga sebelumnya, Persiwa memilih untuk tidak hadir di laga usiran versus PSS Sleman yang digelar di Stadion Mashud Wisnusaputra Kuningan Sabtu (18/10) dengan alasan tipisnya peluang mereka melaju ke babak semi final. “Kalau ditanya tentu kami ingin pertandingan lawan Persiwa tetap harus berjalan seperti semestinya. Tapi hingga kini kami juga belum mendapatkan kepastian apakah mereka akan datang atau tidak,” beber Liluk.

Sementara dari sisi teknis, pelatih Eko Riyadi saat ini langsung menggelar evaluasi usai berhasil menang 2-0 menjamu PSGC Ciamis di Stadion Jatidiri Sabtu (18/10) kemarin. Terutama untuk masalah ketenangan menjadi perhatian khusus pelatih asal Semarang itu. “Banyak peluang yang harusnya jadi gol gagal dimanfaatkan oleh anak-anak. Selain itu kami juga belum bisa mengatur tempo sehingga justru kerap terbawa tempo permainan lawan seperti saat lawan PSGC kemarin,” terang Eko.

Mengenai pemain, Eko kemarin mengatakan, di laga menjamu Persiwa mendatang kemungkinan dia tidak bisa menurunkan bek sayap Welly Siagian. “Welly kena cedera engkel saat lawan PSGC kemarin jadi kemungkinan dia kami istirahatkan dulu,” pungkasnya. (bas/smu)

Silakan beri komentar.