TRI SUTRISTYANINGSIH/RADAR SEMARANG
TRI SUTRISTYANINGSIH/RADAR SEMARANG
TRI SUTRISTYANINGSIH/RADAR SEMARANG

MOMENTUM: Tren kenaikan penjualan mobil saat tutup tahun dimanfaatkan Honda untuk memasarkan dan mengenalkan Honda HR-V di Semarang. (TRI SUTRISTYANINGSIH/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Menjelang akhir tahun permintaan mobil mengalami peningkatan seiring membaiknya suhu politik dan ekonomi. Kehadiran mobil murah atau low cost green car juga (LCGC) menjadi salah satu pendorong.

Melihat kondisi ini, beberapa pabrikan dan diler mulai berancang-ancang menggenjot penjualan. Di antaranya Honda Semarang Center (HSC), autorized main dealer Jateng – DIY yang mulai memperkenalkan dan memasarkan Honda HR-V.

Menurut Direktur HSC, Sumantri, Honda HR-V membidik segmen crossover utility vehicel (CUV) dengan dua varian mesin yakni varian mesin 1,5 liter dan 1,8 liter. “Hadirnya mobil baru ini, kami optimistis dapat mendongkrak penjualan mobil Honda di Jateng dan DIY. Minat masyarakat untuk membeli Honda HR-V cukup tingggi, terbukti sejak kali pertama dikenalkan pada ajang Indonesia International Motor Show (IMS) di Jakarta, September 2014, inden sudah mencapai 1.400 unit, sedang untuk jateng inden sudah mencapai 100 unit lebih,” tuturnya.

Menurut Sumantri untuk Jateng dan DIY, penjualan ditargetkan rata-rata 120 unit per bulan atau setahun bisa mencapai 2.000 unit. “Kami yakin target penjualan itu akan tercapai, karena Honda HR-V yang memiliki standar tinggi dan performa sporty dengan harga kompetitif,” tambahnya.

Di pameran yang digelar di Paragon Mal, Honda menawarkan program menarik yakni ”Saatnya Punya Honda”. Program ini menawarkan uang muka ringan Rp30 juta untuk pembelian Honda Mobilio, dengan cicilan murah yakni Rp1,5 juta per bulan serta gratis spesial gift, kaca film, dan paket service. ”Kami memang sedang menggencarkan Mobilio, yang penjualannya telah menduduki peringkat kedua di Jateng dan DIY,” ungkapnya. (tya/smu)