30 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

HTI Tuntut Sitem Khilafah Gantikan Sistem Demokrasi

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

Nur Chamim/Radar Semarang
Nur Chamim/Radar Semarang

KRITISI DEMOKRASI: Para aktivis HTI Kota Semarang saat memperjuangkan tuntutannya di bundaran Tugu Muda, kemarin. (Nur Chamim/Radar Semarang)

SEKAYU – Aktivis Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kota Semarang menggelar kampanye damai Indonesia Congress of Muslim Students (ICMS) 2014 di bundaran Tugu Muda, Minggu (19/10) kemarin.

Aksi damai yang diikuti ratusan mahasiswa se-Kota Semarang menyerukan permasalahan bangsa Indonesia supaya menerapkan syariah Islam dalam bingkai Khilafah Islamiyah.

Dalam orasinya mereka menyerukan perpolitikan sistem demokrasi di Indonesia semakin diwarnai kekarut-marutan. Para pejabat juga hidup dalam kemewahan dan rakyat hidup dalam kesengsaraan. Mereka juga menggelar spanduk bertuliskan ”Selamatkan khilafah Indonesia dari Demokrasi” dan juga ”Khilafah : Wujudkan APBN Surplus untuk Rakyat”. Ratusan aksi ini diikuti dari Kampus Unissula, Undip, IAIN, Unwahas.

Korlap ICMS, Kota Semarang, Darsiman mengatakan digelarnya acara ini lebih menekankan seruan kepada masyarakat dan mahasiswa untuk bergabung menerapkan syariat Islam dalam aspek kehidupan baik ekonomi, politik maupun pendidikan. Selama ini sistem demokrasi di Indonesia semakin terpuruk, bahkan oknumnya juga semakin hancur. ”Sambil kita kampanye, kita jelaskan kepada seluruh masyarakat khususnya mahasiswa bahwa negeri ini membutuhkan sistem yang seyogianya membawa negara ini ke arah yang lebih baik, yakni khilafah,” ungkapnya, Minggu (19/10) kemarin.

Dia menambahkan kongres tersebut nantinya, menjadi momen bersejarah bagi mahasiswa. Sebab pada kesempatan tersebut juga dihadiri seluruh pergerakan mahasiswa Islam se-Indonesia untuk menyatukan visi perjuangan, yaitu khilafah. ”Harapan kami supaya bangsa ini menuju bangsa yang lebih baik, maka yang kita tawarkan adalah menerapkan syariah Islam dalam bingkai khilafah,” tutupnya.

Sementara, dalam tempat yang sama, intelektual dari Undip, Khoirul Anam mengajak meninggalkan sistem demokrasi dan menegakkan khalifah. Anam menganggap demokrasi hanyalah ilusi, pepesan kosong, mitos. Bahkan orang menganggap demokrasi adalah adil, gemah ripah loh jinawi. (mg9/zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Petakan Kekuatan, PAN Roadshow

SEMARANG – Desk Pilkada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Jateng siap melakukan roadshow ke 21 kabupaten/kota yang akan menggelar pilkada akhir...

Voli Putra Terus Berbenah

SEMARANG-  Pelatih tim voli indoor putra Jateng yang disiapkan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) terus menggembleng anak asuhnya di sisa waktu menjelang pelaksanaan...

Jemput Desertir, Bongkar Aliran Sesat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Dua rumah di Palebon RT 1 RW 11, Kecamatan Pedurungan digerebeg oleh aparat keamanan dan warga setempat, pada Rabu (14/2) kemarin. Diduga, rumah...

Pelaku Cekik Korban Hingga Tewas

KENDAL—Pelaku pembunuhan terhadap Karlina Dwi Jayanti, 21, warga Tegal, dilakukan dengan sangat keji oleh tersangka Sunari, 41, warga Kecamatan Plantungan. Pelaku memukul dan mencekik...

More Articles Like This

- Advertisement -