Ribuan Siswa Cuci Tangan Bersama

73

KAJEN – Ribuan siswa Sekolah Dasar (SD) se – Kabupaten Pekalongan, Rabu (15/10) pagi melakukan kegiatan cuci tangan bersama dalam waktu yang bersamaan pada tempat berbeda. Kegiatan tersebut dipusatkan di halaman SD Negeri 1 Jagung, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan.

Kegiatan cuci tangan yang dipandu oleh Tim Penggerak PKK bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, dilakukan dalam acara Gerakan Nasional Cuci Tangan Pakai Sabun, Bersama Tingkat Kabupaten Pekalongan, dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun se-Dunia 2014.

Yusuf Hardian, siswa kelas 2 SD Negeri 1 Jagung, Kecamatan Kesesi, mengungkapkan meski cuci tangan sering dilakukan setiap hari, namun dirinya baru mengetahui cara cuci tangan yang benar. Menurutnya, selama ini dia cuci tangan hanya jika hendak makan saja. “Senang bisa tahu cara cuci tangan yang benar dari bu bidan,” ungkap Hardian.

Ketua Pokja IV TP PKK Kabupaten Pekalongan, Siti Fitrohtun Basori. Mengatakan, bahwa kegiatan cuci tangan secara bersama dengan menggunakan sabun, untuk memeriahkan gerakan cucu tangan pakai sabun sedunia, yang dicanangkan secara global oleh PBB.

Menurutnya, tujuan dari cuci tangan untuk penurunan angka kematian, untuk anak-anak di seluruh dunia sebagai akibat dari kurangnya akses pada air bersih dan fasilitas sanitasi dan pendidikan kesehatan.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Se Dunia, dan untuk tingkat Kabupaten Pekalongan berpusat di SDN 1 Jagung Kecamatan Kesesi. Hal serupa juga serentak digelar di seluruh Kecamatan di Kabupaten Pekalongan, pada jam yang sama, yakni jam 9 pagi,” kata Siti.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, dokter Sutanto. Menuturkan bahwa membiasakan diri untuk mencuci tangan pakai sabun, berarti mengajarkan anak-anak dan seluruh keluarga hidup sehat sejak dini. “Cuci tangan pakai sabun, dapat dengan mudah dilakukan dan tidak perlu mengeluarkan biaya yang banyak, namun sangat penting dan bermanfaat besar bagi kesehatan kita”, tutur Sutanto. (thd/ric)