Tren Hantaran Pernikahan Lebih Simpel

194

SEMARANG–Hantaran pernikahan yang digunakan sebagai pelengkap dalam memberikan mahar saat prosesi pernikahan, desainnya semakin simple. Beberapa tahun lalu, hingga pertengahan tahun ini cenderung rumit dengan modifikasi bentuk yang mengaplikasi bentuk masjid, boneka , kelinci, cendrawasih dan masih banyak lagi.

“Di pertengahan tahun ini tren dari hiasan dan bentuk hantaran cenderung ke bentuk abstrak dan lipatan-lipatan sederhana. Prediksi saya tren ini akan bertahan sampai akhir 2015 nanti,“ kata Manager Khasanah Muslim Al Fath Semarang, Supriyani, kemarin.

Masalah warna, barang-barang yang ada di hantaran juga mengalami perubahan. Lebih condong dengan warna yang kalem dan soft. “Boks pembungkus hantaran juga mengalami perubahan, biasanya pakai kardus, kini berubah ke enceng gondok, pelepah daun pisang yang dirajut dan memiliki kesan lebih ngajeni ketika diberikan,“ timpalnya.

Masalah harga, lanjut dia, sangat bervariasi tergantung dengan kerumitan serta jenis bahan perlengkapan yang diberikan kepada calon mempelai wanita. Seperti alat salat, sepatu dan tas, kebaya, dan jarik.

“Biasanya hantaran terdiri dari 9 jenis barang di antaranya adalah perlengkapan salat, kebaya, perlengkapan tidur, kosmetik dan masih banyak lagi,” imbuhnya.

Menurutnya, saat ini tren dan bentuk hantaran mengalami perubahan. “Jika bahannya dari sutera tentunya akan lebih mahal. Untuk yang sederhana , harga hantaran minimal Rp 5 juta. Itu belum termasuk mahar uang dan mas kawin yang diberikan,“ pungkasnya. (den/ida)