IST Khusna Rofiqoh
IST
Khusna Rofiqoh

MUNGKID–Seorang teller BRI Unit Mendut Kabupaten Magelang, Khusna Rofiqoh, warga Clapar Desa Ngawen, Kecamatan Muntilan, dilaporkan hilang. Pihak keluarga menduga korban diculik. “Saya yakin anak saya diculik,” kata Sarwiyah, 61, ibu korban.
Korban hilang sejak 14 Agustus lalu. “Hilangnya sekitar pukul 12.00 siang. Saat itu, dia pamit kepada rekannya, hendak salat dan makan siang. Namun hingga jam istirahat selesai, Khusna tidak kunjung kembali bekerja,” katanya.
Rekan-rekannya mengaku tak curiga karena seluruh barang bawaan Khusna—seperti tas, dua HP, dompet dan uang— masih tertinggal di kantor BRI Mendut. “Kalau kepergiannya direncanakan tentu tas dan dompet dibawa. Ini bahkan dia tidak membawa baju ganti,” kata Sarwiyanah.
Pasca-kejadian, sejumlah rekan korban menanyakan ke pihak keluarga; apakah Khusna sudah pulang ke rumah. Hal itu membuat panik pihak keluarga, karena Khusna pergi hanya mengenakan pakaian seragam kerja.
Sarwiyanah mengaku sudah melaporkan hilangnya putri kelimanya itu ke jajaran Polres Magelang. Namun, hingga kini, belum ada titik terang keberadaannya. Khusna ataupun terduga penculik, juga tidak pernah menghubungi keluarga korban untuk meminta tebusan.
Sebelum kejadian, dia mengaku tak memiliki firasat apapun. Sehari sebelumnya, Khusna hanya bercerita hendak membuka warung kelontong untuk ibunya. Khusna bahkan meminta kakak kandungnya untuk menghitung kebutuhan pembangunan toko dan lain-lainnya.
Menurut Sarwiyanah, Khusna lahir pada 10 November 1989. Korban merupakan tipe wanita baik-baik, tidak pernah aneh-aneh, dan suka membantu orang tua. Terkait dugaan dibawa lari pacar atau kenalannya, Sarwiyanah menepis dugaan tersebut.
Khusna, kata sang bunda, selama ini menolak jika ditanya kapan hendak menikah. “Kalau ditanya kapan nikah dia nggak mau membahasnya. Katanya, belum mikir nikah, karena ingin meniti karier dan meraih cita-citanya dulu.”
Sejak kejadian ini, Sarwiyanah tampak terpukul. Dia jadi sering menangis. Tidak doyan makan. “Berat badan saya turun 10 kilogram,” katanya.
Dia mengaku selalu berdoa siang dan malam agar Khusna sehat dan bisa lekas pulang ke rumah. “Saya mohon dengan amat sangat Khusna dipulangkan. Permintaan saya hanya satu Khusna bisa segera pulang ke rumah. Mohon jika ada yang melihat atau mengetahui keberadaannya segera mengantarkannya pulang atau menghubungi kami.”
Supervisor Pelayanan Operasional (SPO) Bank BRI Muntilan S Mumaeni membenarkan Khusna Rofiqoh menghilang dari kantor BRI Mendut. Ia mengaku kehilangan, karena Khusna merupakan sosok pegawai yang pendiam, berkinerja baik, dan tidak pernah terlibat masalah. (vie/isk)