Seminggu Ini, Suhu Udara Masih Panas

125

SEMARANG BARAT – Stasiun Klimatologi Klas I Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Semarang memperkirakan suhu udara di Kota Semarang selama satu minggu ke depan mencapai 33,8 derajat celcius dengan kelembaban udara hingga 51 derajat celcius.

Zauyik, Prakirawan Stasiun Klimatologi Klas I BMKG mengatakan suhu tersebut dibandingkan dengan beberapa hari yang lalu, mengalami penurunan. Sebelumnya dalam catatan BMKG, mencapai 35,4 derajat celcius. ”Minggu-minggu ini masih puncak-puncaknya kemarau. Sehingga cuaca masih panas-panasnya,” ujar Zauyik, Minggu (12/10).

Terkait badai El Nino yang belakangan menjadi penyebab panasnya suhu di Kota Semarang, menurut catatan BMKG sudah melemah. ”Penyebab panas memang sangat fluktuatif. Sejak September suhu memang masih ekstrim mencapai lebih dari 34 derajat celcius,” ungkapnya.

Dikatakan dia, menurut pengamatan BMKG, Kota Semarang akan tetap mencapai suhu di atas 33 derajat celcius. ”Seminggu ke depan berpeluang di atas 34 derajat dengan kelembaban udara mencapai 40 persen,” lanjutnya.

Adapun kecepatan angin dari arah timur membawa angin kering, sehingga kondisi cuaca semakin panas. ”Angin dari Australia dengan kisaran 15-30 kilometer per jam,” tuturnya.

Pihaknya menegaskan, panasnya suhu di Kota Semarang belum memasuki musim pancaroba, yakni musim peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan. ”Kira-kira akhir Oktober sudah memasuki musim pancaroba, dengan tinggi gelombang sekitar 3 meter di perairan Hindia. Sedangkan di laut Jawa ketinggian mencapai 2 meter dan kondisi tersebut sangat berbahaya bagi pelayaran,” ujarnya.

Meski demikian, katanya, warga kota harus mewaspadai perubahan cuaca yang terjadi hingga akhir Oktober besok. Sebab, temperatur udara masih bisa naik kembali lantaran pada bulan ini masih memasuki puncak musim kemarau panjang. (ewb/ida/ce1)