Susun Database Potensi Bisnis

160
IST BARU : Para pengurus HIPMI Wonosobo periode 2014-2017 menunjukkan semangat berwirausaha usai dilantik kemarin.
IST
BARU : Para pengurus HIPMI Wonosobo periode 2014-2017 menunjukkan semangat berwirausaha usai dilantik kemarin.
WONOSOBO – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Cabang Wonosobo, diminta menciptakan pola kemitraan yang ideal dengan Pemkab Wonosobo, dalam mendongkrak iklim investasi di kota dingin itu. Di antaranya dengan menyajikan database mengenai potensi bisnis di Wonosobo.
“Saya mengajak HIPMI untuk duduk bersama sehingga dalam satu bulan ke depan bisa dihasilkan satu program nyata. Utamanya dalam penyusunan database potensi usaha di Wonosobo,” pinta Bupati Wonosobo Kholiq Arif, saat melantik BPC HIPMI Wonosobo periode 2014-2017, kemarin (1/10) di hall Krisna.
Kholiq menegaskan, agar sektor swasta juga siap didorong untuk berpartisipasi dalam berbagai sektor perekonomian yang saat ini masih dikelola pemerintah daerah, HIPMI harus bisa menciptakan pola kemitraan harmonis dengan Pemkab Wonosobo.
Dikatakan dia, salah satu bentuk kemitraan di antaranya bantuan bagi peningkatan kapasitas entrepreneurship oleh Pemkab serta bantuan modal.
“Tidak tanggung-tanggung pemerintah menyiapkan anggaran Rp 5 miliar untuk bisa mendongkrak keberhasilan wirausaha di Wonosobo,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Kholiq, Pemkab siap memberikan izin gratis bagi wirausahawan muda, yang ingin membuka kelompok usaha baru. Hal ini, tidak bertentangan dengan aturan hukum yang ada, agar bisa mendongkrak iklim investasi dan usaha daerah.
“Untuk itu saya berharap HIPMI bisa lebih meningkatkan kiprahnya, melalui budaya kerja yang nyata. Sehingga perlahan mereka bisa muncul dalam upaya menggerakkan sektor riil masyarakat Wonosobo,” tandasnya.
Ketua BPC HIPMI Wonosobo yang baru, Dwi Sukatman menyebutkan budaya kerja sebagai modal utama yang menjadi landasan dalam bekerja. Sehingga siapapun yang masuk dalam HIPMI adalah orang-orang profesional yang siap berkarya, tidak hanya demi kepentingan pribadi tapi juga untuk masyarakat luas. Untuk itu, program kerja utama yang ia usung adalah, kreatif , produktif dan kontributif. (ali/lis)